VIRAL !! Papan Proyek Jalan Evakuasi Merapi Ada, Tetapi Pengerjaan Tak Terlihat

BNews–JATENG– Rasa penasaran dirasakan oleh warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten, dengan adanya sebuah papan proyek pemeliharaan jalan. Dimana jalan tersebut yang menjadi rute evakuasi pengungsi Gunung Merapi.

Penasaran yang dirasakan adalah, papan ada namun tak terlihat adanya aktivitas perbaikan jalan.

“Yang penasaran tidak hanya saya tapi banyak warga lainnya. Karena ada plang proyeknya tapi perbaikan tidak sampai di sini,” kata warga Dusun Deles, Desa Sidorejo, Riyanto (11/9/2021).

Riyanto menyebut akses jalan menuju Dusun Deles, Klaten, rusak. Dia bercerita ada penambalan aspal, namun proyek pemeliharaan jalan itu tidak sampai ke dusunnya.

“Jalan masih rusak di atas sini. Memang tahun ini ada penambalan aspal jalan tapi hanya sampai gapura masuk objek wisata Deles jauh di bawah sana,” terang Riyanto.

Sebagai gambaran, jarak gapura objek wisata Deles dengan papan proyek pemeliharaan jalan itu sekitar satu kilometer. Dia mengaku penasaran apakah papan proyek itu bisa dipasang saat tidak ada kegiatan pemeliharaan jalan.

“Saya ddak tahu apakah papan proyek boleh dipasang meskipun proyeknya tidak sampai sini,” terang Riyanto.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Riyanto menyebut jalan dari Dusun Deles ke bawah merupakan salah satu jalur evakuasi pengungsi jika terjadi erupsi Gunung Merapi. Dia menceritakan pernah ada rehab jalan, namun lagi-lagi tidak pernah sampai ke Deles.

“Beberapa tahun lalu pernah ada rehab, kalau tidak salah dananya Rp 600 juta tidak sampai Deles. Ini papannya Rp 800 juta tapi juga tidak sampai ,” sambung Riyanto

Terpisah, Ketua RT 16 Desa Sidorejo, Jenarto mengatakan papan proyek pemeliharaan jalan itu dipasang di wilayahnya pada Juni 2021 lalu. Namun, sampai saat ini jalan masih rusak dan tidak ada perbaikan.

“Seingat saya dipasangnya papan itu sejak bulan Juni. Yang masang pekerja proyek lalu pergi saya lihat waktu itu,” terang Jenarto.

Jenarto menyebut meski sudah dipasang sekitar tiga bulan lalu, jalur tersebut tak kunjung diperbaiki. Menurutnya jalur yang diperbaiki hanya gapura Deles ke bawah.

“Memang ada kegiatan perbaikan jalan tapi hanya sampai gapura ke bawah sampai Desa Dompol. Yang ke atas sampai Deles belum, jadi warga pada bertanya,” tutur Jenarto.

Sementara itu, Kabid Bina Marga DPUPR Pemkab Klaten, Suryanto menerangkan kegiatan pemeliharaan jalan tetap dilakukan sesuai rencana. Ruas yang dilakukan pemeliharaan dari Desa Dompol sampai Dusun Deles, Desa Sidorejo. Namun, menurut dia anggaran itu keburu habis.

“Penambalan dari Dompol, ruas jalannya Desa Dompol sampai Dusun Deles. Anggaran minim tapi belum sampai Deles volume sudah habis,” terang Suryanto.

Suryanto menjelaskan anggaran Rp 800 juta itu awalnya akan digunakan untuk dua kegiatan. Yaitu penambalan jalan Dompol-Deles dan pemasangan box cluvert di Pasar Surowono.

“Pemasangan box di Pasar Surowono saja menelan Rp 200 juta. Soal papan nama proyek memang dipasang sesuai ruasnya, kebetulan itu ruas jalan Kaliwuluh-Deles, sehingga memang dipasang di awal ruas dan akhir ruas,” jelas Suryanto. (*/Dikutip Detik)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: