Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Viral Pendaki Turun ke Kawah Gunung Slamet: “Uteke Ketinggalan Nang Tenda Kayane”

Viral Pendaki Turun ke Kawah Gunung Slamet: “Uteke Ketinggalan Nang Tenda Kayane”

  • calendar_month Ming, 21 Sep 2025

BNews—JATENG— Aksi nekat dua pendaki yang turun hingga ke kawah Gunung Slamet terekam kamera dan viral di media sosial. Video tersebut menuai banyak hujatan warganet karena dinilai membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Potongan video yang memperlihatkan dua orang pendaki turun ke kawah Gunung Slamet viral setelah diunggah akun Instagram @penikmathutannusantara. Dalam video itu tampak kedua pendaki santai berada di antara kawah gunung berapi di Jawa Tengah tersebut.

“Nekad banget!!! 2 Orang Terlihat Melewati batas Pendakian Gunung Slamet Turun sampai Kawah, terlihat mereka sedang asik foto. Selain membahayakan diri sendiri juga menyusahin orang lain, Tetap Patuhi SOP pendakian gunung Slamet Jaga keselamatan masing-masing. Tidak untuk ditiru!!! Menurut sumber video di Gunung Slamet 6 September 2025,” tulis akun tersebut seperti dikutip, Jumat (19/9).

Aksi itu pun memancing komentar pedas warganet. Mayoritas mempertanyakan tindakan kedua pendaki yang dianggap tak memikirkan keselamatan.

“Uteke ketinggalan nang tenda kayane,” tulis @nanda*.

“Kalau naik gunung jangan lupa otaknya dibawa,” balas @.rizal****a.

“Bikin susah tim SAR aja klo terjadi apa2,” imbuh @tendi_aus.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Lanjutkan nak, krn itu tutorial mendekatkan diri pd Tuhan Yang Maha Esa…” sindir @jkrn8.

“Blaklist ajah yang kaya gtu mah, nggak mikirin org tua di rmh nungguin anknya pulang,” komentar @ba*ng.

Pengelola Basecamp Benarkan Insiden

Pengelola basecamp pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Saiful Amri, membenarkan insiden tersebut. Ia memastikan lokasi dalam video itu di Puncak Gunung Slamet.

“Iya itu dipastikan di Gunung Slamet. Tapi masih didalami teman-teman basecamp lingkar Slamet,” terangnya.

Menurut Saiful, kedua pendaki tersebut sudah melanggar batas aturan aman pendakian Gunung Slamet. “Secara aturan sudah melanggar batas aman, yang memang area berbahaya. Selama pihak pos pemantauan belum menurunkan aktivitas dari waspada,” jelasnya.

Saiful menerangkan, untuk mencapai lokasi kawah ada berbagai jalur. Namun jalur tersebut tidak bisa diakses melalui pendakian wilayah Kabupaten Purbalingga.

“Harus jalan 2–3 jam dulu baru sampai lokasi titik kawah. Kalau mau ke kawah bisa lewat jalur Guci Permadi, jalur Gupala, jalur Kompak Guci, jalur Sawangan dan Baturaden,” ungkapnya.

Belum Pernah Ada Pendaki Turun ke Kawah

Saiful menambahkan, selama ini belum pernah ada pendaki yang nekat sampai turun ke kawah Gunung Slamet.

Jika identitas kedua pendaki sudah terdeteksi, mereka berpotensi mendapat sanksi. “Sementara baru ada (pendaki ke kawah), untuk sanksi sedang dikoordinasikan dengan pimpinan,” pungkasnya. (*)

About The Author

  • Penulis: Purba Ronald

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less