Warga Kota Magelang Hasilkan Sampah 100 Ton Perhari

BNews—MAGELANG— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang menyebut timbunan sampah di ’Kota Sejuta Bunga’ mencapai seratus ton perhari. Bahkan meningkat 20 persen saat hari libur nasional atau hari perayaan.

Pelaksana tugas (Plt) DLH Kota Magelang OT Rostrianto melalui Kasi Penanganan Sampah, Widodo menjelaskan, limbah sampah yang dihasilkan masyarakat perhari dinilai cukup besar. Apalagi mencapai angka seratus ton.

”Belum dikalikan sebulan, setahun, ditambah 20 persen saat hari libur nasional dan perayaan,” kata Wiodo, Rabu (5/2).

Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan volume sampah di Kota Magelang. Baik melalui pembentukan bank sampah hingga memberikan penyuluhan kegiatan lain yang berkaitan dengan pengelolaan sampah kepada masyarakat.

”Penyuluhan juga kita lakukan satu tahun sekali dengan perwakilan dari setiap kelurahan dua orang,” paparnya.

Sebab, bila penanganan dan pengelolaan sampah tidak dimulai dari sekarang, akan berdampak pada kesehatan lingkungan. Lantaran keterbatasan lahan, Kota Magelang masih bergantung pada Kabupaten Magelang untuk membuang sampah.

”Jadi sampah Kota Magelang sampai sekarang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Banyuurip, Tegalrejo, Kabupaten Magelang,” ungkapnya.

Terang dia, kesuksesan pengurangan volume sampah bergantung pada semakin sedikitnya sampah-sampah yang diangkut ke TPA. Semakin sedikit sampah yang dikirim ke TPA, maka program Pemkot Magelang bisa dikatakan berhasil.

”Untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi volume sampah juga harus ada peran aktif masyarakat. Misalnya mengurangi penggunaan plastik, pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos dan non-organik didaur ulang melalui bank sampah,” bebernya.

Disinggung penurunan volume sampah tahun 2019, Pemkot Magelang belum berhasil mencapai target 20 persen dalam mengurangi sampah. ”kenyataannya, tahun kemarin hanya turun delapan persen. Tahun ini kami genjot,” pungkas dia. (cr1/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: