Warisan Sejati: Pengetahuan Ilmu Kanuragan yang Memperkuat Bangsa Jawa
- calendar_month Sab, 11 Nov 2023

ilustrasi ajian atau Ilmu Kanuragan yang Memperkuat Bangsa Jawa
Ilmu ajian rawa rontek merupakan aliran ilmu hitam yang banyak dianut oleh para jawara tanah Jawa pada masa lalu. Mereka menggunakan ajian ini untuk mencapai kehidupan yang kekal. Mereka yang memiliki ilmu ini dan mencapai kesempurnaannya tidak dapat dikalahkan oleh siapapun.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Seseorang yang memiliki ajian rawa rontek dan terluka saat bertarung, luka robek di tubuhnya akan sembuh dengan cepat. Bahkan jika tubuhnya terpisah, tubuh tersebut akan kembali menyatu. Selain itu, mereka akan hidup kembali setelah dibunuh dalam pertarungan.
Orang yang memiliki ilmu kanuragan Rawa Rontek hingga mencapai tingkat kesempurnaan dipercaya tidak akan mati, meskipun kepalanya terputus dari tubuhnya. Mereka baru akan mati setelah ilmu rawa ronteknya diwariskan atau diberikan kepada orang lain. Kesaktiannya akan hilang dan mereka akan menjadi manusia biasa.
Pemilik ajian rawa rontek dapat mati asalkan tubuh atau kakinya tidak menyentuh tanah. Untuk membunuh orang yang memiliki ajian ini, tubuhnya digantung di pohon agar tidak menyentuh tanah.
3. Ajian Lembu Sekilan
Orang yang memiliki ilmu lembu sekilan memiliki kekuatan yang luar biasa. Jika diserang, mereka tidak akan terluka sedikitpun.
Kekuatan ghaib melindungi tubuh mereka sehingga serangan lawan akan melempem atau bahkan balik kepada penyerang. Senjata lawan juga bisa mengenai tubuh sang penyerang atau lawan.
Ajian ini dinamai lembu sekilan karena tubuh pemiliknya dilindungi oleh kekuatan ghaib yang sejauh satu kilan dari tubuhnya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Bagi mereka yang ingin memiliki ilmu sakti seperti ini, harus menjalani puasa ngidang selama 40 hari.
Puasa ngidang adalah puasa yang dimulai pada hari Kamis Wage. Makan sahur dan berbuka tidak seperti puasa pada umumnya.
Mereka yang menjalani puasa ngidang tidak boleh makan nasi atau makanan enak lainnya saat sahur dan berbuka.
Makanan untuk berbuka dan sahur hanya berupa dedaunan dengan sedikit garam. Minumannya adalah; air putih yang ditempatkan dalam kendi.
Setelah selesai menjalani puasa ngidang selama 40 hari, dilanjutkan dengan puasa ngebleng. Mereka dilarang makan dan minum selama tiga hari tiga malam dan tidak boleh tidur.
4. Ajian Kelap Ngampar
Kelap Ngampar berarti petir yang menyambar atau ajian sambar petir. Konon, Patih Gajah Mada memiliki ilmu kanuragan kelap ngampar (Sambar Petir). Ajian ini termasuk dalam salah satu ilmu tingkat tinggi dan tidak semua orang bisa mencapai tingkat tertinggi.
Mereka yang memiliki ajian ini, jika kekuatannya dikeluarkan melalui suara, lawan yang dihardik tidak akan mendengar suara apapun. Jika ajian ini digunakan di tengah-tengah pertempuran atau kerumunan orang, siapa pun yang mendengarnya akan menyerah atau melarikan diri.
Jika ajian kelap ngampar ini dikeluarkan melalui telapak tangan, lawan yang terkena pukulannya akan merasakan panas seperti tersambar petir. Bagi mereka yang ingin memiliki ilmu ini, selain melakukan wirid, mereka juga harus menjalani puasa selama 40 hari dan hanya makan sekali setiap pukul 12 siang. Setelah itu, dilanjutkan dengan puasa lowong selama tujuh hari tujuh malam, yang dimulai pada hari Sabtu Kliwon. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar