Bangga! Kabupaten Magelang Raih Penghargaan Industri Hijau Tingkat Jawa Tengah 2026
- calendar_month 17 menit yang lalu

Juara II, Pemkab Magelang Raih Penghargaan Jateng Green Industrial Summit
BNews—MAGELANG—Pemerintah Kabupaten Magelang kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan meraih penghargaan pada ajang Jateng Green Industrial Summit 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam mengembangkan industri hijau yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Penghargaan diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Amarta Ballroom, Grand Candi Hotel, Semarang, Kamis (23/7/2026).
Sahid Bangga Kabupaten Magelang Raih Juara II Industri Hijau
Wakil Bupati Magelang, Sahid, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Magelang.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi prestasi yang membanggakan karena merupakan penghargaan pertama yang diterima Kabupaten Magelang dalam ajang tersebut.
Sahid berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus menghadirkan inovasi dan terobosan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Tentu kami sangat bangga atas prestasi ini, apalagi ini baru pertama kalinya dan Kabupaten Magelang bisa mendapat juara ke dua. Artinya pemerintah akan terus berkomitmen dalam mendorong OPD untuk melakukan terobosan agar membuahkan hasil seperti raihan prestasi ini,” ucap Sahid.
Lolos Seleksi Ketat hingga Masuk Lima Besar
Kepala Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Magelang, Siti Zumaroh, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diraih setelah melalui proses seleksi yang panjang dan kompetitif.
Kabupaten Magelang harus melewati dua tahapan penilaian, yakni seleksi administrasi dan presentasi di hadapan tim juri yang terdiri atas unsur Kementerian Perindustrian, akademisi Universitas Sebelas Maret (UNS), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta pihak independen.
“Dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, Kabupaten Magelang masuk lima besar yang mengikuti tahap akhir penilaian. Hari ini kami diundang untuk menerima hasil dari proses seleksi yang telah dilaksanakan,” kata Siti Zumaroh.
Ia menjelaskan, salah satu keunggulan Kabupaten Magelang adalah telah memasukkan konsep industri hijau ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, baik melalui Rencana Induk Pembangunan Industri Kabupaten (RIPK) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), lengkap dengan dukungan program dan anggaran pelaksanaannya.
Industri Hijau Kabupaten Magelang Sudah Diterapkan Secara Nyata
Siti menegaskan bahwa penerapan industri hijau di Kabupaten Magelang tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi telah diwujudkan melalui berbagai inovasi industri kreatif yang memanfaatkan bahan ramah lingkungan dan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.
“Green Industry sudah kami laksanakan secara nyata. Banyak produk industri yang memanfaatkan limbah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi dan bahkan telah memperoleh penghargaan,” ujarnya.
Salah satu contohnya adalah kerajinan berbahan dasar kaleng bekas yang diolah menjadi berbagai karya seni, seperti patung burung merak dan ayam. Produk tersebut memiliki nilai jual tinggi dan bahkan berhasil menembus pasar ekspor, termasuk ke Australia.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Selain itu, terdapat produk sabun berbahan alami yang memanfaatkan kulit buah dan dedaunan sehingga hampir tidak menghasilkan limbah. Produk tersebut juga telah memperoleh penghargaan dari Jepang.
Tak hanya itu, industri batik di Kabupaten Magelang juga dinilai mendukung konsep industri hijau melalui penggunaan pewarna alami yang lebih ramah lingkungan. Limbah hasil produksi bahkan dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk.
Ahmad Luthfi: Industri Hijau Jadi Kebutuhan Masa Depan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa transformasi menuju industri hijau merupakan kebutuhan yang harus dilakukan seluruh daerah, bukan lagi sekadar pilihan.
Menurutnya, pengembangan energi terbarukan, pemanfaatan limbah, serta inovasi teknologi ramah lingkungan akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus menarik investasi.
“Industri hijau dan energi terbarukan adalah kebutuhan. Terobosan-terobosan seperti inilah yang akan menarik investor dan memperkuat daya saing Jawa Tengah,” kata Ahmad Luthfi.
Hanya 18 Peserta Lolos Tahap Akhir
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Juli Amelia, menjelaskan bahwa Jateng Green Industrial Summit 2026; merupakan ajang penghargaan bagi pemerintah daerah, kawasan industri, dan pelaku usaha yang berhasil menerapkan prinsip industri hijau.
Ia menyebut proses seleksi dilakukan secara objektif melalui beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, penilaian dokumen; verifikasi lapangan, hingga penetapan pemenang oleh dewan juri.
Dari sebanyak 70 peserta yang mengikuti seleksi awal, hanya 18 peserta yang berhasil lolos hingga tahap akhir penilaian.
Untuk kategori pemerintah daerah, terdapat lima kabupaten/kota yang masuk sebagai finalis, termasuk Kabupaten Magelang.
Penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Magelang dalam mengembangkan industri yang efisien, berdaya saing; rendah emisi, serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar