Waspadai! Ini 3 Akibat Jarang Ganti Seprai Kasur

BNews—KESEHATAN— Setiap orang yang tidur di atas kasur sangat disarankan untuk menggunakan seprai agar matras tidak langsung terkena noda, kotoran, keringat, dan hal lainnya. Selain itu, seprai juga dapat mempercantik tata ruang di kamar sehingga lebih betah saat beristirahat.

Namun, apa sih dampaknya yang bisa terjadi jika kamu jarang ganti seprai? Memang tidak sedikit orang yang agak malas untuk mengganti seprai kasurnya karena memang sedikit merepotkan. Padahal, banyak profesional kesehatan merekomendasikan untuk mengganti seprai seminggu sekali guna menjaga kebersihan dan kesehatan.

Selain kotor, jarang mengganti seprai juga dapat menyebabkan penyakit kulit. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang harus lebih sering menganti seprai kasur, yaitu:

  1. Kamu mengidap alergi atau asma dan sensitif terhadap debu.
  2. Terserang infeksi atau lesi yang alami kontak dengan seprai atau bantal.
  3. Kerap berkeringat berlebihan.
  4. Memiliki hewan peliharaan yang sering tidur di tempat tidur kamu.
  5. Makan di tempat tidur.
  6. Tidur tanpa mandi sebelumnya.
  7. Tidur tanpa busana atau telanjang.

Lalu, apa saja sih penyakit kulit yang bisa terjadi akibat jarang mengganti seprai? Nah, berikut beberapa gangguan yang bisa terjadi:

Memicu Alergi

Salah satu penyakit kulit yang dapat terjadi akibat jarang mengganti seprai adalah alergi. Seprai yang kotor kerap dipenuhi tungau yang kerap menjadi pemicu paling umum terhadap alergi dan asma.

Meskipun kamu tidak melihatnya dengan mata telanjang, tempat tidur yang kotor memang kerap dipenuhi oleh makhluk mikroskopis ini. Ternyata, bukan hanya tungau yang dapat menempel di seprai yang jarang diganti sehingga alergi dapat terjadi.

Pada cuaca yang lembap, tempat tidur juga mampu menumbuhkan jamur yang juga dapat menimbulkan masalah pada seseorang dengan penyakit alergi dan asma. Maka dari itu, pastikan untuk rutin mengganti seprai seminggu sekali.

Jerawat Parah

Perlu diketahui jika kombinasi seprai yang kotor dengan kelembapan dapat berpotensi menyebabkan masalah kulit. Jika kamu kerap berkeringat atau ngiler di malam hari, risiko untuk alami jerawat lebih tinggi.

Saat wajah menempel di bantal yang kotor disertai dengan keringat saat tidur, kelenjar sebaceous yang berguna mengeluarkan minyak untuk menjaga kulit tetap lembut dan lembap dapat tersumbat.

Nah, saat kelenjar tersebut tersumbat, minyak tersebut terperangkap di dalamnya dan memicu respons peradangan yang mengakibatkan munculnya komedo, flek hitam, atau bahkan breakout (jerawat parah).

Jika sumbatan terjadi di folikel rambut, peradangan dapat terjadi sehingga menimbulkan pembentukan jerawat di kulit kepala.

Ruam

Jika kamu mengalami benjolan merah dan gatal saat bangun tidur, mungkin sudah saatnya untuk mengganti seprai kasur. Penyakit ruam kulit ini dapat terjadi akibat pertumbuhan jamur pada seprai yang kotor.

Masalah ini dapat terjadi tergantung pada tingkat jamur dan seberapa sensitif kulit, sehingga bisa menyebabkan eksim kambuh atau reaksi kulit alergi seperti dermatitis kontak.

Sekarang kamu tahu beberapa penyakit kulit yang bisa terjadi akibat jarang mengganti seprai kasur. Sangat disarankan untuk mengganti pelindung kasur tersebut seminggu sekali, agar terhindar dari penyakit kulit.

Jika sudah melakukan rutinitas ini dan tetap mengalami gangguan pada kulit, ada baiknya melihat kembali kebiasaan kamu sebelum tidur. (*)

Sumber: halodoc.com

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: