Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 200 Ribu Pekerja Akan Terlibat Pembangunan Ibu Kota Nusantara, Dimulai Tahun 2023

200 Ribu Pekerja Akan Terlibat Pembangunan Ibu Kota Nusantara, Dimulai Tahun 2023

  • calendar_month Sab, 4 Jun 2022

BNews–NASIONAL-– Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dimulai tahun 2023 untuk pengerjaan lapangan. Sekitar 200.000 pekerja bakal terlibat dalam mega proyek tersebut.

Banyaknya pekerja yang terlibat dalam proyek IKN tersebut karena waktunya sudah mepet.

“Untuk pekerja di lapangan diperkirakan 2023 itu kami akan menampung sekitar 150.000 hingga 200.000 pekerja di lapangan. Kenapa sebanyak itu? Karena memang pada pelaksanaan ini karena waktunya sempit, dan kita harus mencapai beberapa target tentunya jumlah pekerja, dan nanti jumlah material juga akan cukup banyak,” ujar Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono dalam keterangannya seusai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (4/6/2022), seperti dikutip Borobudurnews.com dari www.presidenri.go.id.\

Rapat terbatas dihadiri antara lain Menko Maritim & Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Menurut Bambang, Presiden Joko Widodo memberikan beberapa arahan dalam mempersiapkan pembangunan wilayah IKN.

Presiden meminta agar perencanaan dan pelaksanaan dalam pembangunan IKN lebih dimatangkan dan melibatkan semua kementerian/lembaga terkait untuk saling berkoordinasi sehingga target-target pembangunan IKN dapat tercapai.

“Bapak Presiden dalam memberikan arahan agar pelaksanaan dan juga perencanaan lebih dimatangkan lagi, khususnya perencanaan untuk multisektor. Dalam hal ini, semua kementerian yang tergabung dalam tim transisi memang sudah bekerja dan melakukan konsolidasi dan koordinasi di antara mereka,” ucap Bambang.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Bambang mengungkapkan pelaksanaan pembangunan IKN akan melibatkan banyak pekerja di lapangan. Hal tersebut dilakukan agar target-target dapat tercapai secara maksimal dalam jangka waktu tertentu.

Bambang menuturkan kondisi lingkungan hidup dan interaksi dengan masyarakat sekitar harus tetap diperhatikan selama rangkaian proses pembangunan IKN.

“Jadi diarahkan tadi untuk tetap memperhatikan kondisi lingkungan hidup dan kemudian juga kondisi dengan bagaimana berinteraksi dengan masyarakat. Kami juga mengharapkan nanti ada pola-pola di mana masyarakat sudah bisa terlibat langsung di dalam pembangunan ini,” ucap Bambang.

Bambang mengatakan konversi hutan dan lahan akan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, Bambang menyebut, pemerintah akan melakukan reforestasi hutan agar kondisi hutan tetap terjaga.

“Sehingga sustainable forest city untuk Nusantara ini benar-benar dapat kita wujudkan dengan baik. Kota yang green, kota yang smart ataupun cerdas, kota yang inklusif, dan juga kota yang sustainable ke depannya,” ujar Bambang. (*/antara)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less