Petasan 5 Kg Meledak di Pekalongan, 5 Bocah Terluka dan Satu Meninggal Dunia
- calendar_month Sen, 1 Mei 2023

Petugas Polisi saat olah TKP ledakan 5 kg petasan di Pekalongan
BNews–JATENG-– Petasan seberat 5 kilogram meledak di RT 9 RW 4, Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (29/4/2023).
“Ada 6 korban akibat kejadian ini, semuanya anak-anak. Satu orang meninggal dunia dan 5 luka-luka,” kata Ari (28) warga setempat.
Menurutnya, awal kejadian petasan sudah dinyalakan tapi tidak kunjung meledak. Kemudian, korban penasaran dan mendekati petasan itu. “Akan tetapi setelah dicongkel, para korban mengotak atik petasan. Tak disangka, petasan langsung meledak dan para korban terpental,” ujarnya.
Petasan yang meledak itu berukuran 5 kilogram seperti kaleng cat. Bunyinya ledakkan itu sangat keras sekali. “Nyalain mercon di sini, baru-baru ini.Keras banget suara ledakannya mas,” imbuhnya.
Akibat kejadian tersebut, satu anak bernama Muhammad Nafi (13) meninggal dunia dalam perjalanan. Sedangkan, korban yang lainnya masih di rawat di RSI Pekajangan Kabupaten Pekalongan.
Dan akhirnya, Polres Pekalongan mengungkap satu orang anak meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka. Akibat terkena ledakan petasan di area persawahan tersebut.
Para korban diketahui sebelum membunyikan petasan sempat pasang sumbu pakai paku hingga akhirnya meledak.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Ada enam anak yang main petasan. Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Lima orang anak mengalami luka-luka masih dalam perawatan di rumah sakit,” kata Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar, Sabtu (29/4).
Peristiwa bermula ketika rombongan anak-anak menuju area persawahan hendak membunyikan mercon atau petasan. Pada saat petasan hendak diledakkan, para korban lalu memasang sumbu dengan cara dipaku.
“Ya dimasukkan sumbunya, kemudian saat dipaku dan dengan dipukul keras akhirnya meledak,” ungkapnya.
Enam orang anak terkena ledakan langsung dilarikan ke rumah sakit. Hingga kini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk menindaklanjuti dari mana petasan itu dibeli.
“Jadi kami sudah deteksi yang bersangkutan beli dari mana? Segera kami lakukan penindakan. Kami akan kejar di mana pun dia berada,” jelasnya.
Adapun identitas korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian adalah MF (11), warga Kembangan tengah Rt. 09 Rw. 04 Desa Jrebengkembang Kecamatan Karangdadap.
Lima orang anak yang mengalami luka-luka berinisial IKJ (13) warga Kembangan tengah Rt 1 Rw. 04 Desa Jrebengkembang, Kecamatan Karangdadap. Bertatusnya adalah pelajar kelas VII SMP.
Lalu, MMI (13) warga Jrebengkembang RT 09 RW. 04. Korban mengalami luka bakar Pada di sebelah kaki kanan dan kaki kiri. Berstatus kelas VII SMP. Korban lainnya, MR (12) pelajar kelas VI SD, warga Jrebengkembang Rt. 09. Rw. 04 mengalami luka bakar pada kaki kanan dan tangan sebelah kiri.
Kemudian AF (12) warga Jrebengkembang RT10 RW. 04 mengalami luka bakar pada leher wajah sebelah kanan kaki sebelah kiri dan tangan sebelah kiri.
Terakhir, KA (11) warga Jrebengkembang RT 10 RW 04 Kecamatan Karangdadap yang mengalami luka pada mata sebelah kanan, kaki sebalah kanan. (*)
About The Author
- Penulis: Pemela



Saat ini belum ada komentar