24 Pedagang Pasar Jagalan Reaktif, 21 Diantaranya Warga Magelang

BNews—JOGJAKARTA— Grafik kasus covid-19 di Kabupaten Kulon Progo, Jogjakarta, mengalami peningkatan. Terbaru, ada kasus penularan di salah satu pasar yang berbatasan antara Kabupaten Kulon Progo dengan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

”Kami melakukan screening atas temuan kasus positif covid-19 seorang pedagang di pasar Jagalan,” kata juru bicara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk Penanganan Covid-19, Baning Rahayujati, Kamis (24/12).

Menurut Baning, ada sebanyak 240 pedagang di pasar yang beralamat di Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, jadi sasaran tracing. Ratusan pedagang sudah menjalani rapid tes.

”Sebanyak 24 pedagang reaktif dan akan kami lanjutkan tes swab pada Senin depan,” ungkapnya.

Dari 24 pedagang itu, tiga orang merupakan warga Kecamatan Kalibawang, sedangkan 21 orang warga Kabupaten Magelang. Pihaknya sudah mengirim notifikasi ke Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang.

Baning mengatakan, jumlah penambahan kasus covid-19 pada Desember ini sebanyak 358. Jumlah ini lebih besar dibanding bulan November sebanyak 232 kasus.

”Total kasus saat ini sebanyak 832, dengan 462 kasus sudah sembuh dan 17 meninggal dunia,” kata Baning.

Ia meminta masyarakat Kulon Progo lebih waspada menyikapi grafik peningkatan kasus. Ia mengimbau masyarakat tak memaksa keluar rumah saat libur Natal 2020 dan tahun baru 2021.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat menerapkan prorokol kesehatan bila beraktivitas di luar rumah, mulai dari pakai masker, jaga jarak dan rutin mencuci atau menjaga kebersihan tangan.

”Kami minta masyarakat melapor bila kedatangan tamu dari luar daerah. Kami sarankan untuk rapid tes untuk mendeteksi sebagai antisipasi bila terinfeksi virus (covid-19). Semua laporan akan kami tindak lanjuti agar tidak terjadi penularan lebih besar,” pungkasnya. (ala/han)

1 Comment
  1. May saroh says

    Sudah Ada yg reaktif kok Pasar masih dibuka bebas ya.. Kok ngak di steril Kan dulu Pasarnya biar pedagang Aman.. Mohon kebijakan pihak terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: