29 Pasien Positif Baru dan 25 Sembuh Covid di Kabupaten Magelang

BNews—MAGELANG–Pemkab Magelang kembali mengupdate perkembangan kasus Covid-19 diwilayahnya. Pada Selasa (20/10/2020) terdapat tambahan 29 pasien positif baru dan satu diantaranya meninggal dunia.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan dari tambahan tersebut, paling banyak dari Mertoyudan dengan delapan orang. Disusul dari Secang dengan tujuh orang kemudian masing-masing empat dari Tempuran dan Borobudur.

“Selain itu, ada tiga dari Grabag, Ngablak (1), Windusari (1) dan ada satu pasien positif asal Salaman yang meninggal dunia,” katanya.

Kendati demikian, pada hari ini juga ada 25 pasien yang dinyatakan telah sembuh. Mereka berasal dari Tempuran (16), Candimulyo (3), Kaliangkrik (2) dan masing-masing satu dari Mertoyudan, Secang, Grabag, serta Windusari.

“Dengan tambahan tersebut, jumlah pasien positif baik yang dirawat di rumah sakit maupun menjalani isolasi mandiri sebanyak 142 orang. Sedangkan total pasien yang sembuh hingga kini berjumlah 726 orang,” jelas Nanda.

Lebih lanjut, Nanda menyampaikan bahwa pada update data hari ini jumlah orang dalam pantauan sudah tidak ada. Namun jumlah PDP saat ini ada 23 orang dan total PDP yang pulang membaik mencapai 531 orang.

Sementara itu, untuk kasus meninggal dunia pada hari ini terdapat perubahan data. Kasus meninggal berstatus PDP, pada data sebelumnya berjumlah 69 kemudian berkurang satu karena yang bersangkutan alih status konfirmasi sehingga menjadi 68 kasus.

Loading...

“Dengan begitu jumlah kasus meninggal status konfirmasi pada data sebelumnya berjumlah 21 dan sekarang bertambah satu sehingga menjadi 22 kasus. Sedangkan jumlah total kasus meninggal dunia sebanyak 89 kasus,” papar dia.

Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan PDP itu, menandakan jika virus corona di Kabupaten Magelang masih ada. Nanda pun mengimbau warga agar mentaati Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbub Kabupaten Magelang No. 38 Tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Seperti melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kemudian harus menjaga jarak antar individu minimal satu meter dan menghindari kerumunan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan.

”Selain itu, warga juga bisa mengkonsumsi makanan bergizi, olah raga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya. (mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: