6 Kali Gagal Daftar Tentara dan Polisi, Ini Kisah Ester Lolos Taruni TNI AU Asal Papua

BNews—JATENG— Kunjungan Taruna Taruni Akademi TNI di grup 2 Kopassus tahun 2022, mempertemukan seorang anggota TNI baret merah dengan seorang Taruni muda dari Papua, bernama Ester Christine. Kunjungan itu dalam rangka kegiatan Bhineka Eka Bhakti.

Sepak terjang Ester sampai bisa diterima di Akademi TNI Angkatan Udara begitu apik. Kisah inspiratif hadir dari perjuangan Ester untuk bisa lolos. Ia bahkan telah enam kali gagal mendaftar menjadi anggota TNI dan Polri.

Ester Christine telah menjajaki pendidikan di Akademi Militer Magelang. Taruni muda ini berasal dari ibukota Kabupaten Jayapura, Sentani. Sebagai perwakilan dari Papua, Ester menjadi satu-satunya wanita saat itu. Sementara dua anggota lagi, Taruna perwakilan Papua.

”Sudah lima bulan di (Akmil) Magelang. Siap, untuk dari Jayapura Taruninya saya sendiri, duanya Taruna,” kata Ester.

”Sebagai perwakilan dari Papua, berarti harus tunjukkan yang terbaik to,” ujarnya.

”Siap,” jawab Ester.

Prajurit pasukan elite TNI Angkatan Darat itu memberikan motivasi bagi Ester supaya bisa membanggakan para adik angkatan di Papua, maupun saudaranya di sana.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

”Biar nanti adik-adik yang masih sekolah bisa lihat, wah ini kita punya kakak yang sudah mampu. Berarti kita bisa seperti kakak itu. Berarti kamu belum kejuruan ya?,” paparnya dikutip kanal YouTube Kandang Menjangan Channel, Sabtu (14/1).

”Siap belum,” jawab Ester.

Rupanya sebelum diterima di Akademi AU, Ester sempat menelan pil pahit sekian kali. Ia sempat tes di Akademi Kepolisian namun gagal saat sudah sampai di pusat. Tak ingin menyerah, berselang satu tahun Ester mencoba peruntungan lagi di kesatuan polisi.

”Siap izin menjawab, saya lulus tahun 2018. Awalnya saya mendaftar di Akpol, saya jatuh (gagal) di pusat. Setelah itu tahun 2019 saya tes lagi yang Bintara Polisi, jatuh di daerah,” ucap Ester.

Tak berhenti disitu, Ester bangkit untuk mencoba keberuntungan di Angkatan Darat. Tapi ia kembali gagal. Sudah sekira enam kali ia mendaftar dan tes. Hingga akhirnya Ester bisa menjadi Taruni di Akademi TNI AU.

”Lalu saya tes lagi Kowad, jatuh (gagal) lagi di daerah. 2021 saya tes Polisi dan Angkatan Udara, dan puji Tuhan saya diterima di Angkatan Udara. Izin, ini daftar yang keenam,” tegasnya.

Anggota Kopassus itu meninggalkan pesan yang memotivasi agar Ester bisa membanggakan orang tua di Papua. Ia juga berpesan agar Ester mampu menjalani setiap latihan dengan baik.

”Siap, orangtua. Kalau bapak pensiunan ASN, ibu masih ASN. Siap banggakan orang tua,” janjinya.

”Pegang amanah itu untuk keluarga, cukup bangga to? Sangat bangga ada saudara Ester perwakilan dari Papua. Saya sendiri turut bangga. Di sini saudara-saudara dari Papua banyak juga. Ingat, setiap latihan pasti bisa kita lewati dengan baik,” pesannya. (*)

Sumber: Merdeka

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: