72 Kilogram Daging dan Hasil Ternak Tidak Layak Konsumsi Ditemukan Di Pasar Kota Magelang
- calendar_month Kam, 28 Apr 2022

Harga daging sapi melejit para pedagang ancam mogok massal
BNews–MAGELANG-– Sebanyak 73 kiogram daging dan hasil ternak tak layak konsumsi ditemukan di sejumlah pasar Kota Magelang. Temuan tersebut diperoleh Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang saat operasi yustisi yang digelar pada Selasa (26/4/2022) pagi dan Rabu (27/4/2022) dini hari kemarin.
Kepala Disperpa Kota Magelang, Eri Widyo Saptoko mengatakan, Tim Penertiban Penjualan Daging dan Hasil Ternak dari pihaknya; mendapatkan temuannya tersebut di Pasar Rejowinangun dan Pasar Gotong Royong.
Di Pasar Rejowinangun ada 70 kg daging, terdiri atas daging sapi busuk 14 kg, jeroan sapi busuk 12 kg, daging ayam busuk 42 kg, dan kepala ayam busuk 2 kg.
Di Pasar Gotong Royong terdapat 3 kg daging sapi busuk dan hati sapi terinfeksi cacing hati.
Selain kedua pasar itu, Eri menyebut penyidakan daging juga dilaksanakan di Pasar Kebonpolo dan titik-titik rawan masuknya daging dan hasil ternak.
Tujuannya untuk mengantisipasi peredaran daging gelonggongan dan hasil ternak ilegal dari luar kota jelang Idulfitri.
“Kegiatan pengawasan peredaran pangan asal hewan ini didasarkan pada Peraturan Daerah No. 6 Tahun 2010 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (27/4/2022).
Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan Disperpa Kota Magelang, Diana Widiastuti menambahkan, temuan daging tak layak konsumsi lantas dimusnahkan dengan cara pembakaran.
“Pemeriksaan dilaksanakan secara organoleptik dan laboratoris. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku kecurangan perdagangan produk hewan agar mengedarkan daging yang ASUH (aman, sehat, utuh dan halal, red) saja,” jelasnya. (*/SM)
About The Author
- Penulis: Borobudur News


Saat ini belum ada komentar