Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 73 Santri dan Pengasuh Pesantren Lolos Beasiswa Pemprov Jateng, 15 Kuliah ke Luar Negeri

73 Santri dan Pengasuh Pesantren Lolos Beasiswa Pemprov Jateng, 15 Kuliah ke Luar Negeri

  • calendar_month 13 menit yang lalu

BNews—JATENG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi mengumumkan hasil seleksi program beasiswa bagi santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026. Dari 942 pendaftar, sebanyak 73 peserta dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa, dengan 15 orang di antaranya akan melanjutkan pendidikan jenjang sarjana (S1) di luar negeri.

Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LSFP) Provinsi Jawa Tengah, Hasyim Muhammad, mengatakan proses seleksi dilakukan secara ketat melalui tahapan seleksi akademik dan wawancara.

“Setelah disaring, dari 942 pendaftar, yang lolos 73 orang. Semuanya santri dan pengasuh pesantren, karena beasiswa ini khusus untuk mereka, nama-namanya sudah kita umumkan pada 3 Agustus 2026,” katanya di Semarang, Senin (3/8/2026).

Hasyim menjelaskan, materi wawancara meliputi kemampuan membaca kitab kuning, hafalan Al-Qur’an, wawasan kepesantrenan, hingga wawasan kebangsaan.

Dari total penerima beasiswa, 15 orang memperoleh beasiswa studi ke luar negeri untuk jenjang S1, sedangkan 58 orang menerima beasiswa dalam negeri yang mencakup program S1, S2, dan S3.

Negara tujuan beasiswa luar negeri meliputi China, Mesir melalui Universitas Al Azhar, serta Yaman.

Para penerima beasiswa akan menempuh berbagai disiplin ilmu, seperti kedokteran, keperawatan, kesehatan masyarakat, pertanian, humaniora, keislaman, dan sejumlah bidang lainnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Hasyim menambahkan, penerima beasiswa luar negeri akan memperoleh dukungan pembiayaan secara menyeluruh.

“Beasiswa akan dimulai pada semester ini, tergantung dari kalender akademik masing-masing perguruan tinggi, yang jelas kampusnya harus yang sudah melakukan Memorandum of Understanding (Nota Kesepahaman) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, penerima beasiswa luar negeri akan mendapatkan biaya kuliah, biaya visa, biaya hidup, asuransi kesehatan, hingga bantuan tiket pesawat pulang-pergi. Sementara penerima beasiswa dalam negeri memperoleh bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap semester.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan seluruh penerima beasiswa akan mengikuti pembekalan sebelum memulai perkuliahan.

“Alhamdulilah untuk program beasiwa santri dan pengasuh pesantren sudah selesai semua tahapanya. Perkiraan di pertengahan bulan ini (Agustus) mereka akan kita panggil, kita motivasi agar benar-benar konsen pendidikannya,” ucapnya.

Taj Yasin juga mengingatkan para penerima beasiswa, khususnya yang menempuh pendidikan di dalam negeri, agar tetap aktif mengikuti kegiatan akademik di kampus meskipun tersedia sistem perkuliahan yang tidak mewajibkan kehadiran secara langsung.

Selain itu, ia berharap para penerima beasiswa dapat kembali ke pondok pesantren masing-masing setelah menyelesaikan pendidikan untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.

Menurutnya, program beasiswa ini merupakan pelaksanaan perdana yang akan terus dipantau dan dievaluasi sebagai bahan pengembangan pada tahun-tahun berikutnya.

“Karena ini program perdana, akan terus kita kawal dan evaluasi. Jika hasilnya bagus, tahun depan program ini bisa kembali dibuka,” pungkasnya. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less