Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Terjadi di Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Terjadi di Agustus-September

  • calendar_month 1 menit yang lalu

BNews–NASIONAL– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau 2026 akan terjadi pada Agustus hingga September. Kemarau tahun ini diperkirakan lebih kering dan berlangsung lebih lama dari biasanya di sebagian besar wilayah Indoesia.

Hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 509 Zona Musim (ZOM) atau 54,5 persen wilayah daratan Indonesia sudah memasuki musim kemarau.

Sementara 77 ZOM atau 11,8 persen masih mengalami musim hujan. Sedangkan 113 ZOM atau 33,7 persen luas daratan Indonesia tipe 1 musim.

“BMKG memprediksi puncak musim kemarau 2026 terjadi pada Agustus yang melingkupi 48,84 persen luas daratan Indonesia. Serta September mencakup 25,41 persen wilayah daratan,” kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, dilansir dari kompas.tv pada Senin (3/8/2026).

Tercatat sebanyak 437 ZOM atau sekitar 48,77 persen wilayah diprakirakan mengalami kemarau lebih panjang.

Sementara itu, memasuki Oktober hingga November 2026 curah hujan kategori tinggi diperkirakan muncul di beberapa wilayah di Indonesia.

Selain itu, BMKG mencatat sejumlah wilayah telah mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) dengan kategori sangat pendek hingga panjang.

Sejauh ini, rekor HTH terpanjang mencapai 80 hari yang tercatat di Pos Hujan (PRH) Katerban, Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Atas kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi krisis air bersih, gangguan sektor pertanian, serta risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less