Aksi Peduli Kucing Jalanan Ternyata Sosok Seorang Pemulung Di Jogja

BNews—JOGJA—Viral sebuah foto menunjukan pesepeda motor membawa sebuah kerombong. Dimana kerombong di atas sepeda motor berplat nomor AA itu bertuliskan “Peduli Kucing Jalanan”.

Borobudurnews.com mencoba menelusuri aksi terpuji tersebut. Yang ternyata diketahui aksi tersebut berada di sekitar Jalan Magelang, masuk wilayah Sleman Yogyakarta.

Sementara pengemudi tersebut diketahui bernama Sugiyarto, pria yang berumur 47 tahun. Diketahui ia merupakan warga Kampung Pemulung daerah Jalan Selokan Mataram Kledokan Kota Jogja.

Usut punya usut, Sugiyarto ini ternyata kesehariannya bekerja sebagai pemulung barang bekas (rongsok). Dimana setiap pagi dirinya berkeliling wilayah Jogja mencari barang rongsokan yang dijual untuk bertahan hidup sendiri dan memberi makan kucing.

Ditanya sejak kapan melakukan aksi peduli kucing jalan tersebut, Sugiyarto mengaku sedikit lupa. “Kalau tepatnya saya lupa, Cuma sekitar kurang lebih sudah 5 tahun berjalan,” katanya saat diwawancarai Borobudurnews.com (12/10/2021).

Sugiyarto mengaku latar belakang perbuatannya tersebut karena kisah hidupnya sendiri. “Dulu itu bermula istri saya, sekarang sudah mantan memelihara kucing bernama Pesek dan Lily. Saat itu si Pesek sakit FUS, tidak bisa pipis dan kemudian dibawa ke klinik. Karena biasa cukup besar, maka saat itu kami bawa pulang si Pesek untuk pengobatan tradisional dan Alhamdulillah sembuh,” paparnya.

Dan sejak dari kisah itulah, lanjut Sugiyarto bahwa dirinya berpikir kucing yang punya pemilik saja belum tentu mampu membiayai ke klinik jika sakit. Terus siapa yang akan membiayai kucing pasar atau jalanan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Oleh karena itu saya pelan-pelan mulai menolong kucing yang sakit yang saya temui. Dan memberi makan semampu saya,” imbuhnya.

Pria yang saat ini tinggal sebatang kara ini mengaku sering keliling di jalan-jalan daerah Jogja atau saat perjalanan ke Magelang untuk mencari kucing jalanan yang sakit atau kelaparan. “Kalau biasanya saya keliling ngasih makan sekitar puul 15.00 wi dan 21.00 wib. Karena waktu subuh sampai siang hari saya harus mencari rongsok dulu, meskipun tetap sambil melihat kalau ada yang butuh bantuan campur tangan manusia,” ungkapnya.

Sewaktu melaksanakan aksinya, jika melihat kucing sakit maka Sugiyarto langsung mengobatinya sendiri jika itu luka ringan. “Kalau menemukan kucing yang sakit butuh bantuan Dokter, saya biasanya bawa kucing  ke Praktek Dokter Hewan Suharyono di daerah Nambangan Magelang. Selain itu kucing yang tidak sakit tetap dikasih makan,” terangnya.

Sugiyarto juga mengaku sering membawa kucing jalanan untuk dibawa pulang kerumahnya. “Ada beberapa kucing jalan yang saya bawa pulang. Biasanya yang sedang sakit, cacat, sudah tua atau yang belum dapat adopter. Sekarang ada sekitar 29 ekor kucing di rumah saya,” katanya.

Karena tinggal sendirian di rumah, Sugiyarto mengaku full yang mengurusnya semua. Mulai dari memberi makan dan merawat kucing-kucing tersebut.

“Untuk makanan memang ada beberapa yang memberikan donasi, tetapi saya tetap mengutamankan pekerjaan saya. Kalau ada donasi yang Alhamdulillah, kalau tidak meang saya mengandalkan penghasilan saya sebagai pemulung. Dan untuk jenis makanan semampu saya membeli, yang penting tetap 3 kali sehari makan tempe sama kepala ayam 2 kg,” ujar Sugiyarto.

Terakhir ditanya harapan Sugiyarto dengan aksi yang dilakukannya yakni agar lebih banyak orang yang peduli terhadap kucing jalanan. “Kucing jalan jangan disakiti,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: