Aktivitas Merapi 23 November : Terdengar 1 Kali Suara Guguran

BNews—MAGELANG—BPPTKG mengungkapkan dari hasil pemantauan aktivitas Gunung Merapi, Senin (23/11/2020) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, adanya asap kawah. Teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20 meter dari atas kawah.

Selain teramati asap kawah, juga terdengar satu kali suara guguran dari pos pengamatan Babadan. ”Pada periode ini terdengar suara guguran sebanyak satu kali yang terdengar dari pos pengamatan Babadan Magelang,” tulis penyusun laporan aktivitas Merapi, BPTTKG, Heru Suparwaka, Senin (23/11/2020). Dikutip dari Okenews.

BPPTKG juga melaporkan adanya aktivitas kegempaan yakni enam kali gempa guguran, hembuasan 14 kali, hybrid/fase 105 kali dan vulkanik dangkal 10 kali. Selain itu tercatat ada gempa tektonik jauh satu kali dengan durasi 43 detik.

BPPTKG merekomendasikan untuk prakiraan daerah bahaya meliputi Provinsi DIY, Kabupaten Sleman di Kecamatan Cangkringan : Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor), Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem), Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

Kemudian di Provinsi Jawa Tengah meliputi Kabupaten Magelang yakni di Kecamatan Dukun. Dengan rincian Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar). Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono), Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2).

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Kabupaten Boyolali meliputi Kecamatan Selo dengan rincian Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang). Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur), Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)

Kabupaten Klaten meliputi Kecamatan Kemalang dengan rincian Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur), Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles), Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)

Selanjutnya untuk aktivitas penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan. Termasuk pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi, salah satunya kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.

Disampaikan juga untuk Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

Apabila terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka statusnya akan segera ditinjau kembali. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: