Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Demi Masuk Sekolah Favorit, 8 Siswa SD di Semarang Diduga Palsukan Piagram Prestasi

Demi Masuk Sekolah Favorit, 8 Siswa SD di Semarang Diduga Palsukan Piagram Prestasi

  • calendar_month Sab, 1 Jul 2023

BNews-JATENG– -Ramai kabar delapan siswa SD Isriati 01, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) melakukan pemalsuan piagam prestasi. Yakni dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP.

Kedelapan siswa itu bahkan sudah dilaporkan ke polisi. Kepala Sekolah SD Isriati 01, Amir Yusuf pun memberikan konfirmasinya.

Ia mengatakan, pihak sekolah sudah melakukan klarifikasi kepada penyelenggara lomba Indonesian Young Scientist Association (IYSA).

“Kami klarifikasi ke pihak penyelenggara bahwa anak kami yang mengikuti lomba kenapa piagamnya diragukan,” jelasnya saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (28/6/2023).

Dia menjelaskan, saat ini pihak penyelenggara sudah mengirimkan pesan surat pernyataan Sekolah SD Isriati 01 Kota Semarang.

Surat peryataan itu sudah kita sampaikan ke Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang.

“Dugaan pemalsuan piagam itu salah karena anaknya benar-benar mengikuti dan piagam nya asli. Kenapa kok diragukan,” kata dia.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sampai saat ini, SD Isriati 01 Kota Semarang tidak merasa memalsukan piagam prestasi.

Menurutnya SD Isriati 01 memang sering mengikuti kompetisi yang sekolah lain belum tentu mengetahui.

“Termasuk ini, karena karya ilmiah levelnya SMA atau perguruan tinggi namun kami bisa membimbing anak-anak kami mengadakan riset, ikut lomba dan menang,” ucap Arif.

Dia mengaku tidak menanggapi secara serius kasak-kusuk soal infomasi dugaan pemalsuan piagam prestasi tersebut. SD Isriati 01 Kota Semarang meyakini tidak melakukan kesalahan.

“Kami sebenarnya biasa-biasa saja soal kabar itu karana kami tidak melakukan kesalahan,” imbuhnya.

Sebelumnya, delapan calon siswa dilaporkan ke Polrestabes Semarang karena diduga menggunakan piagam prestasi palsu pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP di Kota Semarang, Jawa Tengah.

“Kami klarifikasi ke pihak penyelenggara bahwa anak kami yang mengikuti lomba kenapa piagamnya diragukan,” jelasnya saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (28/6/2023).

Dia menjelaskan, saat ini pihak penyelenggara sudah mengirimkan pesan surat pernyataan Sekolah SD Isriati 01 Kota Semarang.

Surat peryataan itu sudah kita sampaikan ke Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang.

“Dugaan pemalsuan piagam itu salah karena anaknya benar-benar mengikuti dan piagam nya asli. Kenapa kok diragukan,” kata dia.

Sampai saat ini, SD Isriati 01 Kota Semarang tidak merasa memalsukan piagam prestasi.

Menurutnya SD Isriati 01 memang sering mengikuti kompetisi yang sekolah lain belum tentu mengetahui.

“Termasuk ini, karena karya ilmiah levelnya SMA atau perguruan tinggi namun kami bisa membimbing anak-anak kami mengadakan riset, ikut lomba dan menang,” ucap Arif.

Dia mengaku tidak menanggapi secara serius kasak-kusuk soal infomasi dugaan pemalsuan piagam prestasi tersebut. SD Isriati 01 Kota Semarang meyakini tidak melakukan kesalahan.

“Kami sebenarnya biasa-biasa saja soal kabar itu karana kami tidak melakukan kesalahan,” imbuhnya.

Sebelumnya, delapan calon siswa dilaporkan ke Polrestabes Semarang karena diduga menggunakan piagam prestasi palsu pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP di Kota Semarang, Jawa Tengah. (*/kompas.com)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less