Aliran Air Mampet, Warga Ganjuran Gerudug Kantor PDAM Magelang

BNews—MUNGKID—Aliran PDAM mampet, warga Ganjuran Desa Sidorejo Kecamatan Mertoyudan gerudug kantor PDAM Kabupaten Magelang Jumat kemarin (10/5). Mereka menyampaikan uneg-unegnya kepada perwakilan PDAM yang menemuinya.

Rombongan warga diterima dengan baik oleh pihak PDAM Kabupaten Magelang, dalam hal ini Plt Ketua PDAM Ida Puji Astuti. Warga diajak ke ruang pertemuan untuk dilakukan audiensi dan penyampaikan pendapat merekan.

Perwakilan warga, Feri Adrian yang sekaligus salah satu anggota Badan Permusyawarat Desa (BPD) Sidorejo menyampaikan bahwa warga di Ganjuran merasa dilematis terkait kebutuhan air bersih beberapa minggu terakhir ini. “Pasalnya warga menerima air dari aliran PDAM yang mampet, padahal lokasi kami dekat dengan mata air yang mengalir sepanjang tahun bernama mata air Kali Gending atau Ndas Gending,” katanya.

Dengan keadaan seperti warga setempat justru malah kekurangan air karena berlanganan dari PDAM Kabupaten Magelang. “Aliran PDAM yang diterima warga merupakan pasokan air diambilkan dari daerah lain yaitu dari Kaliangkrik, dan beberapa minggu terakhir ini mampet,” imbuhnya.

Kami warga meminta kepada PDAM agar sumber mata air Ndas Gending dijadikan sumber aliran PDAM yang masuk di daerah kami untuk memasok kebutuhan air bersih warga, karena diketahui bersama bahwa mata air Ndas Gending selama ini juga diambil PDAM namun dialirkan ke daerah lain,” jelasnya.

Sementara dari pihak PDAM Kabupaten Magelang menjelaskan bahwa terdapat 18 titik bocor diatas jalur Kaliangkrik sehingga menimbulkan kemacetan aliran air PDAM yang salah satunya masuk ke wilayah Ganjuran. “Sebagai kompensasi atas kemacetan pasokan air tersebut, jika mati selama 24 jam akan mendapat bantuan drooping air tangki gratis dari PDAM,” ungkap Plt Kepala PDAM Kabupaten Magelang, Ida Puji Astuti.

PDAM juga mengaku akan mengadakan survei lokasi terkait rencana sumber mata air Ndas Gending untuk disaluran ke Dusun Ganjuran. “Namun missal survey ini memenuhi syarat, jaringan lama akan dibongkar kemudian diganti dengan jaringan baru yang dipermanenkan,” imbuhnya.

“Kami berupaya mengakomodir dan keluhan dari warga pelanggan PDAM, nantinya akan kami carikan solusi terbaik untuk pelanggan agar tidak banyak keluhan di lapangan,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: