Angin Kencang Terjang Kedung Kayang Magelang, Pohon Pinus 10 Meter Tumbang, 5 Wisatawan Terluka
- calendar_month Ming, 25 Jan 2026

Air Terjun Kedung Kayang Wisata Air di Magelang
BNews-MAGELANG– Angin kencang melanda wilayah Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Sabtu (24/1/2026) pagi. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sebuah pohon pinus di kawasan objek wisata Air Terjun Kedung Kayang, Desa Wonolelo, tumbang dan jatuh ke arah jurang air terjun.
Peristiwa ini membuat lima pengunjung yang berada di lokasi panik dan berlarian menyelamatkan diri hingga mengalami luka ringan.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB. Pohon pinus setinggi kurang lebih 10 meter dengan diameter sekitar 70 sentimeter roboh dari lereng tebing menuju dasar air terjun, tepat di area yang masih terdapat wisatawan.
Kapolsek Sawangan, AKP Glenter Pitoyo, S.H., M.H., membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa angin kencang menjadi penyebab utama tumbangnya pohon di kawasan wisata alam itu.
“Wilayah Desa Wonolelo dilanda angin kencang. Sekira pukul 09.30 WIB pohon pinus di lokasi wisata Kedung Kayang roboh ke arah jurang air terjun. Di bawahnya ada lima pengunjung sehingga mereka panik berlarian menyelamatkan diri,” jelasnya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, kelima pengunjung sebenarnya sempat mendengar suara patahan pohon sebelum tumbang.
Jarak antara pohon dengan posisi wisatawan sekitar 90 meter sehingga masih ada jeda waktu untuk menghindar. Namun karena kepanikan, beberapa orang terjatuh hingga mengalami cedera.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Dari pendataan petugas, WF (16) warga Kalibening, Salatiga, mengalami luka lecet di bagian mata kaki kanan. SL (21) warga Jati, Sleman, mengalami kaki kiri terkilir.
Lalu DL (19) warga Jati, Sleman, mengalami kaki kanan terkilir. IV (19) warga Meguwo, Yogyakarta, mengalami lecet di punggung kanan akibat terjatuh saat berlari. Sementara FR (16) warga Gambirsari, Salatiga, dilaporkan tidak mengalami luka.
“Tidak ada korban luka serius, hanya luka ringan saja,” tegas AKP Glenter.
Para korban langsung mendapatkan penanganan dari pengelola wisata. Sebagian dibawa ke RSU Muntilan untuk perawatan medis, sedangkan korban terkilir menjalani pengobatan alternatif di wilayah Derepan, Pakis.
Kapolsek menambahkan, sebelumnya pihak pengelola sudah memasang imbauan keselamatan agar pengunjung tidak mendekati lereng atau tebing air terjun karena berpotensi longsor maupun terjadi pohon tumbang, terutama saat cuaca buruk.
Ia mengingatkan wisatawan agar selalu mematuhi rambu dan arahan petugas demi keselamatan.
Mendapat laporan dari warga, jajaran Polsek Sawangan langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Wonolelo dan pengelola wisata Kedung Kayang guna langkah pencegahan lanjutan.
Petugas yang turun ke lokasi antara lain KSPKT Aiptu Dwi WK dan Bhabinkamtibmas Aipda Heri Susila.
“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem serta mematuhi aturan di lokasi wisata agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar