Antisipasi Tahanan Kabur, PN Magelang Terapkan Borgol Sampai Ruang Sidang

BNews—MAGELANG TENGAH—Pascainsiden tahanan kabur dari pengawalan ketat polisi bersenjata saat hendak memasuki ruang sidang, Pengadilan Negeri Kelas IB Magelang segera melakukan evaluasi. Ketua PN Magelang, Muhammad Djohan Arifin diketahui langsung melakukan pengecekan.

Humas Pengadilan Negeri Kelas IB Magelang, Hengky Kurniawan menuturkan, usai melakukan pengecakan di lapangan, pihaknya segera mengambil beberapa langkah pengamanan.

”Setiap terdakwa yang akan dibawa dari sel ke ruang sidang tetap dalam kondisi terborgol. Dan ketika sampai di pintu ruang sidang barulah borgol di buka” tutur Hengky, Selasa (18/6).

Masih dijelaskan Hengky, pintu akses masuk ke dalam kantor sisi timur, apabila tahanan sudah datang akan ditutup untuk umum. Sehingga akses bagi pengunjung hanya melalui satu pintu, yakni pintu utama di depan.

”Jika dimungkinkan ada rencana untuk membuat pintu pengamanan tambahan di sisi timur kantor yang berhubungan dengan musala. Menghadap ke utara,” pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa kasus narkotika jenis ganja, Gotri, berhasil melarikan diri saat hendak mengikuti agenda sidang putusan di PN Magelang, kemarin (17/6). Terdakwa kabur dengan cara lari ke arah timur melewati jalur evakuasi dan melompati pagar tembok setinggi satu hingga dua meter kemudian berhasil tertangkap di depan SMP Tarakanita Magelang.

Oleh polisi dan tim kejaksaan, terdakwa dibawa kembali menuju kantor pengadilan untuk menjalani vonis. Dalam persidangan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana karena menyimpan 12,65 gram ganja serta 1,95 gram biji ganja.

Atas perbuatannya, Gotri dijerat pasal 111 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan pertama Kesatu dan Kedua. Gotri divonis enam tahun penjara dan denda Rp 1,8 miliar subsider tiga bulan penjara. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: