Disdikbud Kota Magelang Siapkan Transformasi Sekolah Menuju Smart School
- calendar_month Rab, 3 Jun 2026

Kepala Disdikbud Kota Magelang Nurwiyono Slamet Nugroho
BNews–MAGELANG– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang tengah mempersiapkan transformasi sekolah menuju konsep smart school atau sistem pendidikan yang mengintegrasikan kemampuan bahasa Inggris dan teknologi informasi dalam seluruh layanan pembelajaran.
Kepala Disdikbud Kota Magelang Nurwiyono Slamet Nugroho mengatakan bahwa program ini direncanakan mulai dirintis melalui proyek percontohan di tiap kecamatan pada tahun ajaran mendatang.
“Kita siapkan dulu smart school maka sudah pasti ada english day, semua layanan berbasis IT, assessment juga berbasis IT,” katanya, usai menghadiri acara “Khutbah Wada’ Angkatan VIII” yang digelar SMP Mutual Kota Magelang di Grand Artos Hotel & Convention Magelang pada Selasa (2/6/2026).
Dia menyebut, satu pemicu arah kebijakan tersebut dari munculnya kelas internasional di sejumlah sekolah. Salah satunya, International Class Program (ICP) di SMP Mutual Kota Magelang yang telah bekerja sama dengan lembaga pendidikan Cambridge. Adanya ICP ini pun diharapkan bisa menginspirasi sekolah yang lain.
“Karena kita sudah selayaknya ada kelas yang menuju internasional, karena memang harus berpacu ke sana. Ketika orang tua mendukung, siswanya siap, sarana prasarananya siap, maka layanan tersebut harus dimaksimalkan,” ujar Nurwiyono.
Dia menjelaskan bahwa saat ini embrio menuju arah tersebut sudah ada melalui program English Day. Yang telah diterapkan di sejumlah SMP negeri, di antaranya SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 5 Magelang.
“Ini harapannya menuju ke sana. Dulu kita juga pernah punya kelas imersi dan bilingual,” jelasnya.
Namun demikian, menurut Nurwiyono, tantangan terbesar dalam mewujudkan sekolah berstandar internasional di Indonesia adalah bahasa Inggris yang masih dianggap sebagai bahasa asing. Berbeda dengan negara lain seperti Singapura atau Malaysia, di mana bahasa Inggris menjadi bahasa kedua.
“Maka kita dorong, karena pak wali juga berharap ada smart school. Sekolah yang berbasis bahasa inggris maupun semua layanannya itu berbasis IT,” imbuhnya. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar