Asyik Isap Ganja, Tiga Pemuda Ditangkap Polisi Di Muntilan Magelang

BNews–MAGELANG– Tiga pemuda di Magelang diringkus petugas polisi saat asyik menghisab ganja di daerah Muntilan Kabupaten Magelang. Kini ketiganya harus mendekam di balik jeruji besi tahanan.

Tiga pemuda tersebut yakni FAR (22) pekerjaan pedagang asal Dusun Santren, Desa Gunung pring, Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang .

Lalu, RBS (29) pekerjaan swasta asal Dusun Karaharjan, Gunungpring , Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang .

Dan, DAP (28)  asal Jagalan Desa Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang .

Kasatres Narkoba Polres Magelang , AKP Ryanto Ulil Anshar mengatakan, ketiganya berhasil ditangkap saat sedang menghisap ganja di warung milik FAR. Tepatnya di Jalan Kyai Raden Santri, Dusun Dukuhan Desa, Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, pada Selasa (15/03/2022).

“Di mana, ide memakai ganja berasal dari tersangka FAR yang meminta mengumpulkan (patungan) uang untuk dibelikan ganja. Sehingga, terkumpul uang Rp550 ribu kemudian tersangka DAP yang membeli ganjanya. Setelah itu, ganja  dibagi-bagi untuk mereka pakai,” katanya saat ungkap kasus kemarin (27/5/2022).

Ia menambahkan,  pihaknya berhasil mengamankan beberapa barang bukti saat dilakukan penangkapan di lokasi kejadian.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Di antaranya,  satu linting ganja, satu kotak plastik berisi ganja, satu pak kertas papir, satu tas slempang biru dongker, satu HP Infinix hitam,  dua  unit sepeda motor warna hitam, dan satu gawai  warna hitam.

Menurut pengakuan seorang tersangka saat ditanyai pada konferensi pers, sudah memakai ganja sebanyak dua kali serta mendapatkan ganja melalui aplikasi media sosial.

Sementara itu, Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, atas tindakannya para tersangka dikenai pasal  Pasal 114 Ayat (1) uu no 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Yang berisi setiap orang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli; menukar atau menyerahkan narkotika gol i dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

“Serta,  Pasal 111 Ayat (1) uu no 35 tahun 2009 tentang Narkotika yakni setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan pertama dalam bentuk tanaman dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: