Desa Karangrejo Magelang Diuji Jadi ProKlim Lestari, Tim KLH Turun Langsung
- calendar_month 55 menit yang lalu

Desa Karangrejo Borobudur Menuju ProKlim Lestari
BNews—MAGELANG— Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, menjalani verifikasi lapangan sebagai calon Desa Program Kampung Iklim (ProKlim) Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI.
Verifikasi lapangan tersebut berlangsung di Kebun Buah Desa Karangrejo, Kamis (13/8/2026). Tahapan ini dilakukan untuk menilai konsistensi dan keberlanjutan berbagai aksi adaptasi serta mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan masyarakat Desa Karangrejo selama bertahun-tahun.
Wakil Bupati Magelang Sahid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Tim Verifikator KLH. Ia mengatakan, perubahan iklim telah memberikan dampak nyata terhadap berbagai sektor kehidupan.
Dampak tersebut antara lain perubahan pola musim, kekeringan, banjir, longsor, produksi pertanian, ketersediaan air hingga kesehatan masyarakat.
Menurut Sahid, upaya menghadapi perubahan iklim tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan aktif masyarakat melalui berbagai aksi nyata di tingkat desa juga sangat dibutuhkan.
“Program Kampung Iklim bukan sekadar mengejar penghargaan, tetapi merupakan gerakan masyarakat untuk membangun desa yang tangguh menghadapi perubahan iklim, mandiri dalam mengelola sumber daya alam, serta konsisten menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Sahid.
Pemkab Magelang, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi hingga komunitas.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memastikan berbagai upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Desa Karangrejo Diusulkan Naik Status ProKlim Lestari
Sahid mengatakan Desa Karangrejo dinilai berhasil mengembangkan Program Kampung Iklim secara konsisten.
Desa tersebut sebelumnya telah meraih predikat ProKlim Utama pada 2017. Kini, Desa Karangrejo diusulkan untuk naik menjadi ProKlim Lestari.
“Desa Karangrejo juga telah membina 14 desa mitra ProKlim di Kecamatan Borobudur sebagai bagian dari pengembangan jejaring desa peduli lingkungan,” lanjut Sahid.
Ia berharap Desa Karangrejo nantinya dapat menjadi pusat pembelajaran ProKlim di Kabupaten Magelang.
Sejumlah bidang yang dapat dikembangkan sebagai pembelajaran antara lain konservasi air, ketahanan pangan, pengelolaan sampah, penghijauan, penguatan kelembagaan masyarakat hingga pengembangan berbagai inovasi lingkungan.
Desa Karangrejo Dorong Penghijauan di Kawasan Punthuk Setumbu
Kepala Desa Karangrejo Muhamad Hely Rofikun berharap proses verifikasi lapangan tersebut dapat memberikan hasil terbaik bagi desanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan pendampingan serta edukasi kepada masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami berharap hasil verifikasi ini semakin baik. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan mengedukasi masyarakat sehingga budaya menjaga lingkungan dapat terus tumbuh di Desa Karangrejo,” katanya.
Hely menjelaskan, Desa Karangrejo merupakan salah satu dari 20 desa di Kecamatan Borobudur yang mendeklarasikan diri sebagai desa wisata berbasis budaya dan potensi alam.
Desa tersebut memiliki luas wilayah sekitar 174 hektare, yang terbagi dalam enam dusun. Jumlah penduduknya mencapai sekitar 3.038 jiwa.
Gerakan penghijauan terus didorong, terutama di kawasan wisata Punthuk Setumbu. Kawasan tersebut menjadi salah satu destinasi unggulan karena lokasinya yang berdekatan dengan Candi Borobudur.
Tim KLH Validasi Dokumen dan Aksi Lingkungan
Tim Verifikasi Lapangan Program Kampung Iklim (ProKlim) Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, Cut Salfitri, menjelaskan verifikasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen administrasi dengan kondisi nyata di lapangan.
“Hari ini kami memverifikasi dokumen sekaligus melakukan validasi di lapangan. Setelah itu tim akan mengunjungi desa binaan untuk melihat implementasi kelembagaan serta aksi-aksi lingkungan yang telah dilakukan sebagai bagian dari Program Kampung Iklim Lestari,” jelasnya.
Dalam proses tersebut, tim juga melihat secara langsung implementasi berbagai program lingkungan yang telah dilakukan masyarakat Desa Karangrejo, termasuk kelembagaan dan aksi-aksi lingkungan di desa binaan.
Cut berharap Desa Karangrejo mampu mempertahankan konsistensi dalam menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan.
Menurutnya, keberlanjutan aksi masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun desa yang memiliki ketahanan menghadapi dampak perubahan iklim.
Melalui verifikasi tersebut, Desa Karangrejo diharapkan tidak hanya mampu memenuhi berbagai indikator ProKlim Lestari, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengembangkan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar