Baru 45 Persen Guru Di Kabupaten Magelang Menerima Vaksinasi Covid-19

BNews–MAGELANG– Jumlah guru di Kabupaten Magelang yang menerima vaksin baru sekitar 45 persen. Hal tersebut dirasa masih jauh dari ideal oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin.

Dia juga menyebutkan bahwa hal itu jauh dari ideal karen jumlah guru yang ada di Kabupaten Magelang mencapai 13.277 orang.

“Saat ini kami sudah memiliki data sejumlah 13.277 tenaga pendidik. Sampai saat ini ada akselerasi vaksinasi di bulan Juni ini 40 sampai 45 persen,” kata Aziz Amin Mujahidin saat konferensi pers dengan awak media (11/6/2021)

Aziz berharap pada akhir Juni 2021, seluruh tenaga pendidik sudah menerima vaksin. Hal itu terkait rencana pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka yang akan dilakukan pada 12 Juli 2021 mendatang.

“Pemerintah mendorong vaksinasi bagi tenaga pendidik. Semoga dalam satu sampai dua minggu kedepan sudah tervaksin semua. Minimal vaksin pertama,” ujar Aziz.

Berdasarkan regulasi terbaru terkait layanan pendidikan selama pandemi, pembelajaran tatap muka (PTT) boleh dilakukan setelah mendapat izin dari pemerintah kabupaten/kota. Pelaksanaan PTT dibolehkan setelah sekolah memenuhi syarat protokol kesehatan dan mendapat izin dari orang tua murid.

 “Tentu atas kajian epidemologis dinas kesehatan. Pemberian izin berdasarkan kesiapan sekolah dalam memenuhi protokol kesehatan secara ketat. Catatannya dibolehkan namun tidak diwajibkan,” ujar Aziz.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Siswa yang orang tua yang tidak memberi izin pembelajaran tatap muka, tetap mendapat layanan pendidikan jarak jauh.

“Ini yang utama. Pembelajaran tatap muka harus dilakukan secara selektif, bertahap, terbatas, dan memenuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, kedepan satu sesi pembelajaran tatap muka hanya boleh diikuti oleh 25 persen jumlah murid. “Dalam satu minggu hanya dilakukan 2 hari pelaksanaan pembelajaran tatap muka dengan durasi 4 jam pelajaran,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan, belum ada keputusan apakah pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan dilakukan secara perluasan bertahap atau serentak.

“Strateginya adalah persiapan pembelajaran tatap muka mulai tahap simulasi bertahap, adaptasi, kemudian pembiasaan kegiatan belajar mengajar baru susuai pembelajara tatap muka terkendali,” kata Aziz.

Masing-masing sekolah akan menerima arahan standar operasional prosedur pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Diantaranya memenuhi seratus persen indikator prokes, verifikasi dan divalidasi dari dinkes, serta mendapat izin gugus tugas penanganan Covid-19.

Uji coba pembelajaran tatap muka tahap I di Kabupaten Magelang dilakukan 17-23 April 2021. Uji coba II dengan perluasan 26 April-7 Mei 2021, dan rencana uji coba tahap III,12 Juli 2021.

Berdasarkan evaluasi uji coba PTM tahap I dan II, kegiatan belajar berlangsung lancar dan tertib, terjadi peningkatan kepatuhan peserta didik dalam menjalankan prokes, dan tidak ditemukan kasus atau cluster Covid-19 di sekolah. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: