Bayi Perempuan PDP Meninggal di RSU Tidar Magelang

BNews—MAGELANG—Seorang bayi perempuan berusia enam bulan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Magelang, meninggal dunia pada Kamis (18/6/2020) malam. Hal tersebut dikonfirmasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, kemarin sore (19/8/2020) pukul 15.00 WIB.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, bayi terebut dirawat di RSU Tidar sejak 14 Juni lalu. Kemudian meninggal pada hari Kamis (18/6/2020) malam.

“Bayi berasal dari Kecamatan Mertoyudan. Riwayatnya belum diketahui dan hasil swabnya juga belum keluar. Saat ini masih berstatus PDP,” katanya.

Dengan tambahan satu PDP meninggal tersebut,lanjut Nanda, jumlah yang meninggal menjadi 36 orang. Dengan rincian 32 orang berstatus PDP dan empat orang berstatus positif Covid-19.

”Selain itu, juga ada tambahan tiga PDP baru. Mereka berasal dari Kecamatan Borobudur, Kajoran dan Mungkid,” imbuhnya.

Sehingga jumlah kasus PDP yang ditemukan hingga kini, jelas Nanda, sebanyak 247 orang dengan satu orang diantaranya alih status yakni berstatus meninggal. Dengan demikian jumlah PDP yang dirawat saat ini menjadi 42 orang.

”Dengan rincian 42 PDP dirawat, 32 meninggal dan 172 sembuh. Kemudian kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) berkurang satu karena lolos pantau dan sekarang menjadi 41 orang,” jelasnya.

Loading...

Lanjut Nanda, saat ini juga ada lima tambahan baru pasien positif Covid-19. “Kelima pasien baru ini asalnya dari Kecamatan Ngablak. Mereka memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif klaster Gowa,” paparnya.

Dengan tambahan tersebut, kata Nanda, jumlah pasien positif saat ini menjadi 46 orang. Dari data sebelumnya, ada 41 orang dan bertambah lima orang. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: