Belajar dari Youtube, Begini Modus Pembobol ATM di Magelang

BNews—MAGELANG— Polres Magelang Kota berhasil mengamankan pelaku pembobolan mesin ATM BNI di kawasan RST dr Soedjono. Pelaku ternyata belajar secara otodidak.


Pelaku diketahui berinisial, Rg, 40, warga Boyolali. Dia ditangkap berikut barang bukti setelah polisi mendapati petunjuk deri rekanan CCTV dan pemeriskaan saksi.


Kapolres Magelang Kota, AKBP Nugroho Setyawan mengatakan modus yang dilakukan pelaku adalah dengan mengganjal exit shutter atau bagian alat keluarnya uang di mesin ATM dengan obeng.

Dia pun menggasak uang sebesar Rp 2.300.000 itu dengan kawat.Pelaku mengaku mempelajari cara itu dari Youtube.


Kasat Reskrim Polres Magelang Kota, AKP I Gede Dewa Ditya Krisnanda, menjelaskan lebih lanjut.

Vendor pengisian uang PT SSI dalam hal ini sebagai pelapor, melaporkan adanya kerugian uang tunai sebesar Rp 2,3 juta dan kerusakan pada mesin exit shutter pada mesin ATM.Waktu kejadian, Senin 13 juli 2020, pukul 10.50.


Loading...

Atas kejadian itu, PT SSI melaporkan ke SPKT Polres Magelang Kota. SPKT menghubungi fungsi terkait dalam hal ini reskrim untuk melakukan penyelidikan.

Bersama korban PT SSI selaku vendor melakukan serangkaian upaya, dapat mendeteksi menemukan ciri pelaku, melalui cctv di mesin ATM. “Tim melakukan penyelidikan dan sekitar pukul 12.30, berhasil mengamankan pelaku di seputaran TKP. Pelaku masih berada di sekitaran RST dr Soedjono,” kata Dewa.

Modus yang dilakukan pelaku adalah dengan menggunakan kartu ATM miliknya dan memasukkan kartu itu ke dalam mesin atm.

“Pelaku mengambil kembali kartu ATM-nya kemudian menggunakan kawat yang disiapkan olehnya untuk mengambil uang pecahan Rp 100 ribu yang ada di mesin exit shutter, sebanyak 23 lembar,” katanya.

“Waktu itu disisakan satu lembar di mesin exit shutter. Kemudian, pelaku sempat membuang alat kejahatan itu di sungai di sekitar TKP. Usai berhasil menangkap pelaku, kami melakukan pencarian BB. Alat obeng yang digunakan dapat ditemukan, tetapi kawat belum ditemukan,” kata Dewa.

Dewa mengatakan, pihaknya mengecek data di Satreskrim tahun sebelumnya.Modus yang dilakukan pelaku ternyata adalah modus baru dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Tersangka mengaku belajar dari temannya.Kemudian melihat video dari Youtube.


“Saat ini kami masih mencari channel tutorial itu, apakah yang bersangkutan menggunakan itu sebagai alibi untuk mengelabui penyidik, kami akan periksa lebih lanjut,” tuturnya.


Pengungkapan kasus pencurian di ATM ini juga satu dari delapan kasus yang berhasil diungkap Polres Magelang Kota. (her/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: