BREAKING NEWS : Penemuan Yoni Terbesar di Magelang

BNews—MAGELANG— Tim Arkeologi Ekspedisi Medang Kamulan dan Komunitas Pesona Magelang Selatan Kabupaten Magelang berhasil mengungkap sebuah misteri. Yakni keberadaan Lingga Yoni di Dusun Culengan, Desa Gondang, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Senin (8/3/2021).

Lingga Yoni tersebut diduga merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Yakni pada masa Dinasti Sanjaya yang hidup sekitar abad ke 7 hingga 8 Masehi.

Kepala Tim arkeologi Medang Kamulan sekaligus Ketua IFTA Jawa Tengah, Dwi Yatim Mantora mengatakan, Yoni tersebut memiliki tinggi 136 sentimeter dan berdiamter 126 sentimeter.

”Lingga Yoni ditemukan oleh tim, dibelakang rumah warga yang berjarak 300 meter dari Sungai Betet,” katanya, Selasa (9/3/2021).

Dia menyebut, Lingga Yoni yang ditemukan itu diduga menjadi simbol kesuburan pada zaman Hindu. ”Lingga menyimbolkan pria dan yoni simbol wanita,” ujarnya.

Menurut Tora, Yoni yang ditemukan itu memiliki ukuran yang sangat besar dan termasuk unik. Sebab ada relief sapi dan mungkin satu-satunya yang pernah di temukan di Wilayah Kabupaten Magelang.

”Tim telah melaporkan temuan ini ke apparat desa setempat dan ke BPCB Jateng,” ujarnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Soal penemuan tersebut, lanjut Tora, untuk sementara waktu akan tetap berada di lokasi penemuan. ”Kami akan berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk menjaganya dan merawatnya. Tentu kami tetap melakukan pemantauan,” paparnya

”Sampai ada tindak lanjut dari dinas yang terkait. Dilihat dari beberapa penemuan situs peradaban Mataram kuno yang sering ditemukan, ini menunjukkan bahwa dulu daerah ini punya kultus pemujaan lingga yang kuat,” sambungnya.

Lebih lanjut, Tora menyebut bahwa Yoni akan selalu dibuat dengan Lingga. Yoni sendiri merupakan simbol gender wanita dengan bentuk segi empat dan berlubang, sedangkan Lingga berbentuk panjang dan silinder.

”Pada Zaman Kerajaan, Yoni dan Lingga diletakkan di bagian utama candi atau bangunan. Tepatnya di dekat ruang tengah atau utama sebuah bangunan. Sebagai simbol kesuburan,” imbuhnya.

”Baik kesuburan tanaman, kesuburan manusia, dan semuanya. Ini cerminan bangunan Kerajaan Hindu tepatnya di sini. Saya kira Kerajaan Mataram Hindu Kuno mestinya ini masih banyak penyertanya. Karena ada Yoni pasti ada benda lain,” tutupnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: