Curhat Pengusaha ke Luthfi: Sulit Temui Bupati, Ini Respons Gubernur Jateng
- calendar_month 30 menit yang lalu

Demi Ungkit Perekonomian Daerah, Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Terobosan Kreatif Pengusaha Muda
BNews-JATENG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendorong para pengusaha muda untuk terus melahirkan ide-ide kreatif dalam menjalankan bisnis. Kreativitas dinilai menjadi kunci penting dalam menggerakkan perekonomian daerah di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global saat ini.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah di Green Valley Hotel, Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (19/4/2026).
Menurut Luthfi, pengusaha muda harus mampu menciptakan peluang baru, termasuk membuka lapangan kerja dan mengembangkan sektor ekonomi yang inovatif.
“Hipmi itu ada pengusaha muda, maka harus punya kreativitas untuk menciptakan lapangan kerja, harus bisa menciptakan ekonomi baru. Tidak menunggu tetapi menjemput bola,” katanya.
Untuk mendukung hal tersebut, Luthfi meminta Hipmi Jawa Tengah meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.
Ia menegaskan bahwa dalam kepemimpinannya, konsep pemerintahan kolaboratif (collaborative government) terus didorong dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, pemerintah daerah, hingga sektor swasta.
“Hipmi adalah bagian collaborative government, jadi harus jeli di masing-masing kabupaten/kota. Tempelkan program-program Hipmi ke program kabupaten/kota masing-masing, temui bupati atau walikotanya. Hipmi juga harus dapat berperan untuk industri padat karya,” jelasnya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Dalam paparannya, Luthfi menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar 5,37 persen. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk kontribusi para pengusaha muda.
Ia berharap tren positif tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, seiring upaya pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendorong investasi di berbagai sektor.
Pada kesempatan tersebut, Luthfi juga berdialog dengan para pengusaha muda dan menyerap berbagai aspirasi, mulai dari persoalan perizinan hingga optimalisasi aset pemerintah.
Salah satu pengusaha asal Banjarnegara, Eko, mengapresiasi komitmen Gubernur Jawa Tengah dalam mendorong sinergi antara kepala daerah dan Hipmi di tingkat kabupaten/kota.
“Komitmen itu sangat berkesan. Selama ini susah bertemu bupati, dengan ini kalau bisa dikoordinasikan lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, Ali Said, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Tengah menunjukkan tren positif.
Ia mencatat, pertumbuhan investasi di Jawa Tengah pada tahun 2025 mencapai 6,76 persen, meningkat dari sebelumnya 6,5 persen.
“Pertumbuhan investasi di Jateng tahun 2025 tumbuh 6,76%. Sebelumnya 6,5%, jadi trennya semakin naik dari tahun ke tahun. Itu menggembirakan bagi kita. Peran pengusaha sangat besar untuk mendorong pertumbuhan perekonomian,” katanya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar