Budidaya Lebah Klanceng di Salam, Tidak Hanya untuk Madu Tetapi Ekologi Alam Terjaga

BNews—SALAM— Sebuah tempat budidaya Lebah Klanceng (Laceng) baru berdiri di wilayah Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Namanya Pembudidaya Madu Lebah Klanceng Kebon Pasinaon.

Lokasi budidayanya berlokasi di Dusun Glagah, Desa Sirahan, Kecamatan Salam. Sejauh ini diketahui, pembudidaya tersebut sukses memanen madu sebanyak dua kali.

Salah satu Pembudaya Madu Klanceng, Nicko Awan Gumilang mengatakan, selain menghasilkan madu yang istimewa, Lebah Klanceng (Laceng) juga berdampak positif bagi ekologi alam sekitar.

Dia juga menceritakan awal mula bergelut dalam budidaya lebah kecil tersebut.

”Saya mulai mengawali budidaya madu Klanceng pada tahun 2018 dengan tiga koloni lebah Klanceng jenis Tetragonula Leaviceps atau Klanceng Kecil,” katanya, Jumat (11/12).

Ia menyebutkan bahwa saat ini sudah ada 30 koloni Lebah Klanceng.  ”Jika untuk produksi madu jelas masih kurang banyak, dimana minimal ada 500 koloni. Kami baru panen madu Klanceng dua kali. Hasilnya belum banyak,” imbuhnya.

Meskipun belum banyak menghasilkan madu, namun manfaat lainnya bisa didapat secara tidak langsung. Yaitu ekologi alam sekitar dapat terjaga dengan baik. Dimana agar lebah Klanceng dapat mencari madu maka keberadaan pestisida sintetis harus tidak ada.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

”Kebetulan konsep Kebon Pasinaon ini adalah tempat untuk belajar anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar bersentuhan dengan alam. Maka begitu banyak aneka pohon buah dan bunga ditempat ini, sehingga lebah Klanceng mengambil serbuk sari madu dari bunga-bunga tersebut,” paparnya.

Lanjut dia, agar dapat terus diambil oleh lebah, maka penggunaan pestisida sintetis harus dihilangkan. ”Dampak positifnya tanaman buah ditempat ini bebas pestisida sintetis,” tegasnya.

Dia juga berharap kedepan hal tersebut akan dikembangkan lagi dengan melibatkan masyarakat dusun untuk turut membudidayakan lebah Klanceng. Hal ini agar hasilnya dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar sekaligus menjaga ekologi alam.

”Kedepan perlu melibatkan masyarakat, dengan demikian koloni lebah Klanceng akan semakin banyak dan produksi madu juga meningkat. Masyarakat disini sebagian sudah paham manfaat masu dan cara budidaya lebah Klanceng. Selain itu ekologi alam di dusun yang masih banyak lahan pertanian akan lebih terjaga,” pungkasnya. (*/bsn/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: