Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Buronan Perampok Nenek di Magetan Akhirnya Tertangkap di Borobudur, Begini Aksi Brutalnya!

Buronan Perampok Nenek di Magetan Akhirnya Tertangkap di Borobudur, Begini Aksi Brutalnya!

  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025

BNews—MAGELANG— Kasus perampokan sadis terhadap seorang nenek di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, akhirnya berhasil diungkap. Tiga pelaku yang sempat melarikan diri usai menganiaya korban berhasil dibekuk aparat kepolisian di wilayah Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Ketiganya ditangkap Satreskrim Polres Magetan di Hotel Wisma Wongso, Jalan Medang Kumulan, Borobudur, Magelang, pada Kamis dini hari (6/11/2025).

Para pelaku masing-masing berinisial AJ dan AK asal Bandar Lampung, serta A asal Serang, Banten.

“Ketiga pelaku sudah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Kemungkinan mereka merupakan sindikat lintas provinsi,” ungkap Kasi Humas Polres Magetan Ipda Indra Suprihatin, Kamis (6/11/2025).

Penangkapan ini dilakukan setelah dua hari pengejaran oleh tim gabungan Resmob Satreskrim Polres Magetan. Polisi berhasil melacak keberadaan para pelaku melalui rekaman CCTV dan sinyal ponsel.

Ketiganya diamankan tanpa perlawanan di kamar hotel, sementara sejumlah barang bukti turut disita. Namun, sebagian perhiasan hasil rampasan diketahui sudah dijual oleh para pelaku.

Peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Selasa (4/11/2025) di Desa Temenggungan, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Korban, Suminem (65), tengah merapikan daun pisang di depan rumah ketika sebuah mobil warna silver berhenti di depannya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Salah satu pelaku turun dan berpura-pura menanyakan alamat seseorang. Tanpa curiga, korban membantu menunjukkan arah. Namun, para pelaku justru membawa korban menjauh dari rumah, kemudian menganiaya dan merampas kalung emas 5 gram serta uang tunai Rp400 ribu.

Aksi kejam tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi dan menjadi petunjuk utama bagi polisi dalam mengungkap kasus ini.

Korban ditemukan warga dalam kondisi luka dan ketakutan di jalan sepi, sebelum akhirnya dirawat di RS AU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi. Kini kondisi korban berangsur pulih dan sudah kembali ke rumah.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan berpura-pura menanyakan alamat, terutama bagi warga lanjut usia yang tinggal sendirian.

“Kami minta warga waspada. Jika ada orang tak dikenal berhenti dan bertanya arah, jangan langsung mendekat atau ikut ke kendaraan,” tegas Ipda Indra. (*)

About The Author

Embed HTML not available.
  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less