Cegah Corona, Universitas Tidar Berlakukan Kuliah Online

BNews—MAGELANG— Dampak pandemi Virus Korona mulai mengganggu sektor pendidikan tinggi di Magelang. Setelah pemerintah setempat meliburkan seluruh sekolah, kali ini Universitas Tidar (Untidar) mengikuti jejak untuk turut membatasi aktivias di lingkungan sivitas akademik.

Untidar memutuskan melakukan upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 kepada dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswanya. Dalam jumpa pers kepada awak media, kampus negeri itu akan memberlakukan  kegiatan pembelajaran online dengan aplikasi E-Learning Untidar atau media online lain berlaku mulai 17 sampai 31 Maret 2020.

”Hal tersebut guna meminimalisir interaksi secara langsung,” tutur Rektor Untidar Prof Dr Ir Mukh Arifin Msc di Gedung Rektorat Kampus Untidar, siang tadi (16/3).

Kampusnya juga menunda kegiatan mahasiswa dan dosen yang melibatkan banyak orang. Diantaranya seperti magang, penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat, kegiatan Unit Kegiatan Kampus (UKM) dan lain sebagainya. Termasuk menunda pertukaran mahasiswa dan perjalanan dinas ke luar negeri.

”Rencananya diwaktu dekat ini, kami akan bertukar pelajar dengan Filipina, seminar dosen ke Jepang dan kunjungan dosen ke beberapa negara di ASEAN. Namun kami batalkan semuanya,” sesal Arifin.

Bukan itu saja, dampak virus korona juga mengancam kegiatan wisuda yang digelar tanggal 18 April mendatang. Khusus upacara kelulusan mahasiswa tersebut, pihaknya bakal melakukan evaluasi terkait rencana pelaksanaan apabila kondisi belum memungkinkan. Bila terjadi penggantian waktu wisuda akan diumumkan menyusul.

”Bila besuk (Wisuda tanggal 18 April) belum terkondisi, wisudawan dapat mengambil fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir. Untuk jadwalnya akan kami umumkan di website Untidar,” terangnya.

Loading...
Baca juga: Waspada Corona Siswa MTSN 1 Magelang Tetap Masuk, Ini Alasannya

Selanjutnya, Untidar meningkatkan kebersihan dilingkungkan kampus dengan menyediakan sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS), alat pembersih sekali pakai (tisu) di lokasi-lokasi strategis pada unit kerja. Serta memastikan kebersihan di fasilitas umum seperti gagang pintu, tombol lift dan pegangan tangga.

”Kami sedang menunggu pesanan disinfektan yang rencananya hari ini datang, semoga saja besok sudah bisa kami gunakan,” pungkasnya.

Salah satu mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, Waseso Cahyadi menyambut baik keputusan Untidar. Namun dirinya mengaku sedikit kesulitan untuk melakukan kuliah via online. Sebab Fakultas Teknik banyak melakukan praktikum di laboratorium.

”Saya rasa keputusan yang diambil sudah tepat. Tetapi, apa bisa. Karena saat tatap muka saja butuh pemahaman lebih apalagi kalau online,” ungkapnya. (cr1/han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: