Dampak Corona, Pasar Barang Antik Muntilan Sepi Pembeli

BNews–MUNTILAN– Dampak wabah virus corona di Kabupaten Magelang dirasakan banyak masyarakat. Termasuk salah satu penjual barang antik di Pasar Kliwon Muntilan satu ini.

Suradji mengaku bahwa omset penjualan turun hingga 80 % sejak wabah virus corona ini. “Mungkin orang-orang banyak lebih mementingkan barang kebutuhan pokok. Daripada membeli barang hobi dalam hal ini barang antik,” katanya (15/4/2020).

Ia menjelaskan bahwa barang antik atau barang lawasan ini termasuk barang hobi, biasanya untuk dikoleksi atau keperluan lain. “Sejak ada wabah virus Corona ini pembeli turun drastis,” imbuhnya.

Pasar Kliwon yang berada satu komplek dengan Terminal Muntilan ini memang tergolong pasar unik di Kabupaten Magelang. Lokasi tersebut bakal ramai hanya setiap pasaran jawa Kliwon, sehingga disebut pasar kliwon.

Pasar Kliwon ini termasuk jenis pasar klitikhan, atau pasar yang menjual segala barang pernak- pernik dimana mayoritas adalah barang bekas, bahkan ada pula penjual barang antik. Tempat ini juga satu area dengan pasar burung dan unggas didekatnya.

Menurut Suradji, kendala lainnya adalah untuk mendapatkan barang lawasan saat ini juga mulai sulit, dimana sebelumnya mudah dijumpai dilapak Pasar Kliwon. “Saat ini barang seperti kamera jadul, radio lawas dan sejenisnya, saat ini mulai jarang. Hanya sedikit barang lawasan, banyak penjual yang beralih ke barang bekas, namun belum termasuk barang antik. Hal ini karena memang sulit untuk mendapatkan barang lawasan,” ungkapnya,

Sementara salah satu pembeli barang lawasan, Muklih, warga Tuk Songo Borobudur, mengatakan, dirinya tertarik pada uang kertas lawas, dagangan Suradji. “Saya hanya lewat, kok melihat ada uang lama, kemudian berminat untuk menawar,” ujarnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: