Hari Ketiga Operasi SAR, Alat Berat Dikerahkan Cari 2 Korban Banjir Lahar Hujan Merapi di Magelang
- calendar_month Kam, 5 Mar 2026

Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap dua orang yang dilaporkan hilang setelah terseret banjir lahar hujan di aliran Sungai Senowo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.
BNews–MAGELANG– Tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap dua orang yang dilaporkan hilang setelah terseret banjir lahar hujan Gunung Merapi di aliran Sungai Senowo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang pada Selasa (3/3/2026) lalu.
Operasi pencarian hari ketiga, Kamis (5/3/2025) ini dimulai pada pukul 08.00 WIB, dengan melibatkan sekitar 70 orang tim SAR gabungan.
Koordinator Basarnas Unit Siaga SAR Borobudur, Arif Yulianto mengungkap bahwa pencarian dibagi menjadi tiga search and rescue unit (SRU). “SRU pertama dekat TKP, dekat warung milik Ibu Maryuni,” katanya, Kamis (5/3/2026).
Arif menyebut, berdasarkan keterangan saksi mata, Maryuni terakhir terlihat di sekitar warungnya ketika banjir lahar. Saat itu korban disebut sempat tersambar arus dan diduga terjepit material batu.
“Jadi, kita maksimalkan di situ. Tapi, pencarian kita optimalkan dengan menggunakan alat berat,” ujarnya.
SRU kedua difokuskan di area bawah dam, yakni titik ditemukannya korban kedua pada operasi pencarian hari sebelumnya. Di lokasi ini, tim juga mengerahkan alat berat.
“Terus untuk SRU ketiga itu kita melakukan penyisiran mulai dari titik terakhir hari kedua pencarian kemarin. Itu di dam 3 Bendo sejauh dua kilometer ke arah hilir,” imbuh Arif.
Untuk mempercepat proses evakuasi, tim SAR mengerahkan dua unit alat berat. Lebih lanjut, Arif mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun tim SAR, dua korban yang masih dalam pencarian adalah Maryuni dan Hasyim.
“Ibu Maryuni berdagang di warung. Kalau Hasyim itu kuli cokir (pekerja bongkar muat material),” katanya.
Arif pun berharap, kedua korban bisa segera ditemukan. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar