Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Dari Magelang ke Kalimantan! Teater Sosial Teatrikal Siap Gebrak Lanjong Art Festival 2025

Dari Magelang ke Kalimantan! Teater Sosial Teatrikal Siap Gebrak Lanjong Art Festival 2025

  • calendar_month Jum, 22 Agu 2025

BNews–MAGELANG – Komunitas Sosial Teatrikal asal Magelang akan menjadi salah satu peserta dalam ajang bergengsi Lanjong Art Festival 2025.

Acara tersebut akan digelar di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada 22–27 Agustus mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, kelompok teater ini akan membawakan naskah berjudul “Anak Panggung di Negeri Panggung” karya AB Asmarandana.

Dari 30 pengajuan gagasan teater se-Indonesia, Sosial Teatrikal berhasil terpilih menjadi salah satu dari 11 peserta; yang akan tampil di panggung festival tersebut.

Pementasan yang digarap oleh sutradara Kiki Maundri ini mengusung pendekatan metateater dengan metafora permainan catur.

Tokoh-tokohnya digambarkan sebagai bidak yang bergerak dalam keterbatasan sistem, menghadirkan refleksi mendalam; tentang eksistensi aktor sekaligus manusia dalam panggung kehidupan.

Kiki menjelaskan, meski seluruh peserta festival mengolah naskah yang sama, Sosial Teatrikal menghadirkan kekhasan Magelang dalam pertunjukannya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Kami berangkat dari akar budaya Magelang. Metode akting yang kami bawa menggunakan aksen bahasa Magelangan, tubuh kuda lumping; jaran kepang, hingga energi kesenian pari yang memang tumbuh di masyarakat kami,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).

Pertunjukan berdurasi 20 menit ini dimainkan oleh dua aktor, Rizqi Wulan dan Priyo Nugroho, dengan eksplorasi tubuh yang khas.

Rizqi mengadaptasi teknik Tadashi Suzuki untuk menghadirkan sosok pion atau benteng yang teguh, sementara; Priyo menampilkan tubuh jaran kepang yang lincah dan liar, merepresentasikan aktor muda yang penuh harapan sekaligus rapuh.

Lebih dari sekadar pementasan, partisipasi Sosial Teatrikal menjadi bukti perjuangan komunitas teater Magelang; yang kerap menghadapi minimnya apresiasi dan dukungan.

Selama ini, perkembangan seni teater di Magelang dinilai berjalan lebih lambat dibandingkan dengan kesenian rakyat.

“Banyak seniman teater dari Magelang yang akhirnya mencari ruang di luar daerah. Karena itu, tampil di festival nasional ini bagi kami sangat relevan dengan keresahan yang dibawa naskah tersebut,” kata Kiki.

Perjalanan menuju Kalimantan pun tidak mudah. Berbagai keterbatasan sempat membuat komunitas ini ragu untuk berangkat. Namun, semangat kolektif akhirnya menjadi dorongan utama.

Ketua Umum sekaligus produser pementasan, Alfian Darmawan, mengungkapkan:

“Kami sadar tantangannya besar, apalagi soal biaya. Tapi tekad kami jauh lebih besar. Ini bukan hanya tentang tampil, melainkan membawa nama Magelang dan memperlihatkan bahwa teater dari kota kecil juga punya ruang di panggung nasional.”

Keikutsertaan Sosial Teatrikal di Lanjong Art Festival 2025 bukan hanya sebatas kompetisi seni, melainkan juga menjadi upaya memperkenalkan identitas budaya lokal Magelang ke panggung nasional.

Dengan mengolah tradisi dan kekhasan daerah ke dalam tubuh aktor, mereka berharap dapat menunjukkan bahwa teater dari Magelang mampu bersuara dan memberi warna dalam kancah seni pertunjukan Indonesia. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less