Disperpa Kota Magelang Labeli Sticker Depo Hewan Qurban

BNews–KOTA MAGELANG– Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpar) Kota Magelang terjunkan petugasnya ke beberapa penjual hewan ternak qurban di wilayahnya kemarin (29/7/2020). Mereka melakukan pemeriksaan kesehatan hewan qurban dan layak dikonsumsi masyarakat.

Salah satu petugas, drh Heru Trisusila, menjelaskan pemeriksaan yang dilakukan terbagi dalam dua tahap, yakni ante mortem dan post mortem. Ante mortem ialah pemeriksaan kesahatan hewan sebelum dilakukan pemotongan.

Pada ante mortem, pemeriksaan yang dilakukan diantaranya ialah Petugas pemeriksa mengganti surat keterangan dari daerah asal dengan surat keterangan sehat hewan dari wilayah masing-masing.

 “Pemberian stiker yang berisikan data jumlah hewan yang sehat dan tidak sehat. Stiker ini menjadi bukti bahwa lapak penjualan hewan tersebut sudah diperiksa oleh petugas dari masing-masing wilayah,”katanya.

Pada tahap ini, lanjutnya, kondisi hewan juga diperhatikan, seperti gerakan hewan, cara berjalan, bulu dan kulit, mata, telinga, hidung, mulut, alat kelamin, anus, kaki, kuku serta cara bernafas.

Petugas juga memastikan jika hewan cukup umur (untuk kambing minimal satu tahun dan sapi minimal dua tahun, hwan tidak cacat, hewan tidak kurus, hewan jantan dan tidak dikebiri.

“Hasil dari pantauan dan pemeriksaan di depo rata-rata sehat. Kejadian gejala penyakit yang bersifat zoonosis tidak ditemukan,” imbuhnya.

Loading...

Saat melakukan pemeriksaan petugas menggunakan alat pelindung diri seperti sapu tanga, faceshile dan masker. Selain itu, juga dilakukan tes suhu tubuh dan sering mencuci tangan.(*/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: