Dua Pengunjuk Rasa di Magelang Ditahan Polisi, Ternyata Mereka DPO

BNews–MUNGKID– Dua peserta aksi demo tolak Undang-Undang Cipta Kerja di Magelang masih ditahan di Mapolres. Hal ini disampaikan Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba selepas deklarasi aliansi masyarakat Kabupaten Magelang Cinta Damai (19/10/2020).

Dari sekian banyak yang diamankan, lanjutnya hingga saat ini masih ada dua orang ditahan di Mapolres Magelang. Dua orang ini diamankan dengan pasal yang berbeda.

“Mereka berdua ini diamankan karena sebelumnya terlibat kasus pengeroyokan di Mertoyudan. Jadi kebetulan diamankan saat aksi demo, dan ternyata mereka DPO sehingga langsung di proses,” katanya.

“Saat aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh di simpang Artos kemarin kami memang amankan beberapa orang. Mereka masyarakat-masyarakat yang tidak teroganisir, adik-adik sekolah SMP, SMA/SMK,” katanya.

Menurutnya, masyarakat tidak teroganiser tersebut hanya ikut-ikutan aksi yang sebelumnya sudah sesuai prosedur, seperti pemberitahuan, berjalan kondusif dan tidak ada perbuatan aneh-aneh. “Tetapi adik-adik ini termakan isu, kemudian mau mengaktualisasikan diri dengan cara-cara melanggaran hukum menurut kami,” imbuhnya.

Merespon hal tersebut, lanjutnya pihaknya mengaku sudah melakukan upaya-upaya ke sekolah melalui Dinas Pendidikan. “Kami sudah bersurat kepada Kepala Dinas untuk dibantu disampaikan kepada adik-adik yang masih sekolah; yakni agar fokus belajar dulu dan tidak ikut-ikutan perbuatan melanggaran hukum,” ungkapnya.

Ditanya apakan massa tersebut teroganisir, Ronal menyampaikan tidak. “Mereka ini hanya perteman-pertemanan saja. Kemudian mereka ingin bergabung, dan intinya ingin mengaktualisasikan diri namun caranya tidak tepat,” tegasnya.

Loading...

Dan apakah mereka termasuk kelompok anarko, kata dia jika mengacu ke organisasi-organisasi memang ada, tetapi indisikasi kesana tidak. “Namun aksi mereka ini perbuatannya anarkis yang mengarah ke anarko,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: