Duh, Website PLN Sering Error Sejak Program Listrik Gratis

BNews–NASIONAL– Program penggratisan dan diskon pembayaran listrik akibat wabah corona ini membuat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kewalahan. Hal ini khusus bagi pelanggan listrik pasca bayar yang membutuhkan token listrik.

Salah satu halnya adalah sering errornya website pelayanannya. Masyarakat susah untuk mengakses web www.pln.co.id tersebut.

Hal tersebut terjadi semenjak PT PLN membuka pengajuan klaim token listrik gratis dan diskon tarif setrum dari negara (6/4/2020). Kemudahan itu diberikan Presiden Joko Widodo lantaran penyebaran virus Corona semakin tinggi. Sehingga perekonomian masyarakat terkhusus kelas menengah ke bawah tersendat. 

Pada masa pandemi virus corona ini, pemerintah memberikan pembebasan biaya tarif listrik bagi konsumen rumah tangga 450 volt ampere (VA). Dan pemberian keringanan tagihan 50 persen kepada konsumen rumah tangga bersubsidi 900 VA.

Dalam proses pengajuan klaim yang telah berlangsung saat ini, baik melalui web PLN maupun WhatsApp, ada yang menemui sejumlah kendala. Dari pantauan di media sosial Twitter, sejumlah pengguna mengeluhkan terjadi error. Dimana saat mereka mengajukan klaim di web yang menyebutkan bahwa token tidak tersedia.

“Mohon maaf token kompensasi Anda belum tersedia dan akan diperbaharui secara bertahap paling lambat 11 April 2020,” demikian bunyi pesan error tersebut.

PENJELASAN KENAPA ERROR

Senior Executive Vice President (SEVP) Dept. Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono mengatakan, error tersebut terjadi karena token masih belum ter-generate.  Proses generate membutuhkan waktu dan akan berlangsung secara bertahap hingga 11 April 2020.

Total ada 11.8 juta token pelanggan 450 VA dan 900 VA yang harus di-generate. Pelanggan yang mengalami error atau galat ini kemungkinan karena nomor ID-nya tengah dalam antrean proses generate.

Oleh karena itu, ia meminta para pelanggan untuk bersabar jika menemukan kendala. Bagaimana jika hingga 11 April 2020 masih ada pelanggan yang belum bisa mengajukan klaim token listrik gratis dan diskon?

Jika hal itu terjadi, menurut Yuddy, artinya pelanggan tersebut bukan termasuk kategori yang mendapatkan keringanan. “Bisa jadi, bisa juga menanyakan ke PLN dengan menghubungi 123,” katanya.

Sebelumnya, Humas PLN, Dita Artsana mengatakan, kebijakan keringanan biaya dan listrik gratis berpatokan pada ID pelanggan. “Jika pelanggan termasuk kode R1M (Mampu) tidak dapat keringanan pembayaran karena bukan yang disubsidi, jadi bayar biasa,” ujarnya.

Ada dua cara membedakan pelanggan subsidi dan non-subsidi untuk tagihan 900 VA. Bagi pelanggan dengan kode R1/900 VA, dapat mengecek struk pembayaran sebelumnya dan lihat pada kolom tarif/daya.

Sementara, jika tertera R1, maka pelanggan tersebut berhak mendapatkan keringanan subsidi sebesar 50 persen per bulan. Adapun, jika Anda mengecek dan menemukan kode R1M, maka tidak termasuk mendapat keringanan atau non-subsidi.

“Kebijakan pembebasan dan keringanan biaya listrik ini berlaku selama tiga bulan, terhitung April, Mei, dan Juni,” pungkas Dita. (*/ahg)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: