Empat Warga Temanggung Kembalikan BLT, Alasannya Bikin Trenyuh

BNews—TEMANGGUNG— Siapa yang tak menginginkan bantuan langsung tunai (BLT) selama pandemi Covid-19 ini. Banyak tentunya.

Tapi, tidak bagi empat warga Desa Gembasan Kecamatan Selopampang Kabupaten Temanggung ini. Mereka memilih memgembalikan BLT dana desa yang diterimanya.

Mereka mayoritas petani. Jika diprosentase mereka harusnya bisa menjadi peserta penerima karena terdampak Covid-19.

Keempat orang itu adalah Koribu, Sartono, Teguh Riyono, dan Waluyo. Proses pengembalian BLT diterima langsung oleh kepala desa setempat, kemarin.

Kepala Desa Gambasan Wahyu Cinto menyebutkan, ke empat warga tersebut yakni, Koribu. Warga yang berprofesi sebagai petani ini mengembalikan bantuan karena penghasilannya sebagai petani dirasa cukup.

“Meskipun sebagai petani, kedua warga kami ini penghasilannya sudah sangat cukup. Bahkan sudah diatas rata-rata, sehingga keduanya berinisiatif sendiri untuk langsung mengembalikan bantuan dari pemerintah ini,” katanya.

Saat musyawarah desa (Musdes) dilakukan, keempat warga yang mengembalikan bantuan ini sudah menandatangani surat pernyataan pengunduran diri sebagai penerima bantuan.

Loading...

Wahyu Cinto mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada ke empat warga tersebut dan selain itu juga diberikan kenang-kenangan. “Pengunduran diri ke empat warga ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat lainnya, terutama bagi warga yang mampu tapi menerima bantuan maka akan disalurkan ke warga yang tidak mampu,” katanya.

Jumlah warga Desa Gambasan yang menerima BLT DD tahap pertama ada sekitar 70 orang, yang dari program JPS Temanggung 56 orang setelah diverifikasi dicoret tinggal 47 orang penerima dari program JPS

“Jumlah kepala keluaraga sekitar 600an, jumlah jiwa 2.172 ada 4 dusun delapan RT, sebagian besar masyarakat kami sebagai petani,” tambahnya.

Selain merasa cukup, keempat warga ini menyampaikan kembali BLT, karena alasan lain. Yakni lebih banyak warga lain yang membutuhkan dan belum terjangkau bantuan. (her/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: