Gandeng Ibu PKK Tempursari Candimulyo, Tim KKN Untidar Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi
- calendar_month Sen, 19 Jan 2026

Tim KKN Untidar di Desa Tempursari, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang bersama ibu PKK membuat lilin aromaterapi. (foto: ist)
BNews–MAGELANG– Puluhan ibu-ibu PKK Desa Tempursari, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang mengikuti pelatihan membuat lilin aromaterapi atau water candle. Pelatihan ini digelar oleh Tim KKN Universitas Tidar (Untidar) di balai desa setempat pada Rabu (14/1/2026).
Pelatihan tersebut diikuti kurang lebih 20 peserta. Nampak mereka secara antusias mengikuti pelatihan tersebut.
Penanggungjawab acara, Dian Nadzirotun Mudrikah mengungkap bahwa dengan pelatihan ini, peserta mendapat keterampilan baru. Selain itu juga memunculkan ide usaha rumahan yang dapat dikembangkan.
“Harapannya, dari ibu-ibu PKK selain dapat keterampilan baru, juga bisa mengembangkan ini menjadi usaha rumahan. Apalagi kan ibu-ibu disini sudah punya bahan-bahannya (jelantah) kan, jadi ya saya harap pelatihan ini mampu menghasilkan wirausaha selanjutnya,” kata Dian dalam keterangan tertulis, Senin (19/1/2026).
Dia menjelaskan, langkah pembuatan lilin aromaterapi tidak sulit. Pertama, lilin dicairkan dengan minyak jelantah yang telah dimurnikan dengan arang. Setelah benar-benar cair, rebusan lilin diberi wewangian.
“Hal ini dilakukan agar lilin dapat digunakan sebagai aromaterapi. Kemudian siapkan gelas berisi air dan manik-manik. Tuangkan lilin ke dalam gelas dan tunggu hingga kering,” jelasnya.
Penanggungjawab pelatih, Intan Safitri berharap, melalui pelatihan ini, bisa menumbuhkan kreativitas masyarakat Desa Tempursari dengan memanfaatkan limbah yang ada.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Sementara itu, Ketua PKK Desa Tempursari, Martini mengatakan, dengan digelarnya pelatihan ini, ibu-ibu PKK mendapatkan wawasan baru. Menurutnya, pelatihan ini juga mampu memberi peluang ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini ya sangat bermanfaat (untuk ibu-ibu). Karena selain memberikan solusi untuk pengelolaan limbah bekas (minyak jelantah) juga memberi pelung ekonomi kreatif,” katanya.

Sebagai informasi, Tim KKN Untidar periode Januari 2026 di Desa Tempursari, Kecamatan Candimulyo berjumlah 10 mahasiswa. Di mana KKN berlangsung sejak, Senin (5/1/2026) hingga Rabu (4/2/2026) dengan dosen pembimbing lapangan, Ir. Angger Bagus Prasetiyo, S.T., M.Eng.
“Selain pembuatan lilin aromaterapi, kami juga ada program kerja tentang anti bullying kepada siswa SDN Tempursari. Selaim itu, ada juga program kerja terkait stunting,” kata Ketua Kelompok KKN Untidar Desa Tempursari, M Azzam Abyantara. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar