Ganjal Bus Dengan Sepeda Motor Miliknya, Polisi ini Ditawari Sekolah Perwira Oleh Kapolri

BNews-NASIONAL- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghubungi Bripda Novandro, polisi viral yang rela meletakkan sepeda motornya untuk mencegah terjadinya kecelakaan di Jembatan Kapuas II, Jalan Mayor Alianyang, Kubu Raya, Kalimantan Barat Sabtu, 30 Desember 2023 pagi.

Melalui sambungan video, Kapolri mengaku bangga setelah mengetahui informasi mengenai tindakan heroik anggota Satuan Lantas Polres Kubu Raya tersebut.

“Saya merasa bangga dan sangat menghargai respon cepat yang ditunjukkan, karena tindakan tersebut diambil dengan pertimbangan untuk menyelamatkan masyarakat agar tidak menjadi korban kecelakaan yang fatal,” tulis Jenderal Sigit di Instagram dikutip Minggu, 14 Januari 2024.

Setelah berbicara mengenai kronologi kejadian pada saat itu, Kapolri kemudian menawarkan Bripda Novandro untuk mengikuti pendidikan perwira.

“Sudah berdinas selama 3 tahun, apakah sudah saatnya untuk sekolah?” tanya Kapolri.

“Belum siap, Jenderal,” jawab Novandro.

“Oh, masih belum? Baiklah, nanti jika sudah saatnya, saya akan mengingatkanmu untuk sekolah,” kata Jenderal Sigit.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Mendapat tawaran tersebut, Bripda Novandro mengucapkan terima kasih kepada Jenderal Sigit. Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya karena sepeda motornya diganti dengan yang baru.

Sebagai informasi, Bripda atau Brigadir Polisi Dua adalah pangkat Bintara. Agar bisa mengikuti pendidikan perwira, seorang Bripda membutuhkan waktu 4 tahun untuk naik menjadi Brigadir Polisi Satu (Briptu).

Setelah mencapai pangkat Briptu muda, kemudian baru bisa melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) di Semarang, Jawa Tengah selama sekitar 3,5 tahun dengan gelar setara D3.

Setelah lulus dari Akpol, akan diberikan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

Jalur kedua untuk mengikuti pendidikan perwira adalah melalui Sekolah Inspektur Polisi (SIP). Jalur ini hanya diikuti oleh Bintara senior berpangkat Aipda dan Aiptu. Mereka akan menjalani masa pelatihan selama 6 bulan.

Terakhir, jalur ketiga adalah melalui Sekolah Alih Golongan (SAG), yang diikuti oleh Bintara senior dengan masa pendidikan selama 1 bulan. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: