IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Geger…Warga Asing Ingin Rebut Anaknya dari Mantan Istri di Kramat Magelang


BNews—MAGELANG— Warga Perum Depkes Kelurahan Kramat Utara Kota Magelang dikagetkan dengan datangnta seorang warga negara Kanada. Pria brtnama Antoni Beker itu bermaksud mengambil anaknya dari mantan istri yang tinggal diperumahan tersebut.


Informasi yang diterima borobudurnews.com, pria tersebut datang untuk mengambil hak asuh anaknya setelah bercerai dengan Devi Setiyarini warga setempat. Pria tersebut sempat dihalang halangi untuk membawa sang buah hati sehingga mengamuk dan memaki maki dengan bahasa asing.


Warga yang khawatir, kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Magelang. Kapolres datang langsung bersama Wawali Windarti Agustina. Kebetulan Wawali mahir berbahasa Kanada dan mengajak pria tersebut berdialog.

“Jadi intinya pria itu ingin mengambil hak asus anak setelah bercerai. Mereka bercerai sejak Desember 2019 lalu,“ kata Windarti.

Setelah 6 bulan tidak bertemu anaknya, WNA tersebut bersikeras membawa sang buah hati. Apalagi, adat luar negeri ketika cerai hak asuh anak menjadi tanggung jawab suami.


Soleh mertua dari Krik Antoni Beker pada mengatakan sebenarnya pihaknya tidak melarang bertemu dengan cucunya. Namun, pria tersebut justru marah marah.


Windarti mengatakan pihaknya juga langsung meminta Dinkes Kota Magelang datang. Untuk memeriksa pria tersebut sekaligus anaknya.
“Karena masih dalam suasana pandemi kita langsung cek juga kita ambil swab pria tersebut beserta anaknya,” kata dia.


Apalagi, kata Windarti, pria tersebut baru saja melakukan perjalanan dari luar kota. “Sekarang keduanya kita fasilitasi kita berikan tempat untuk isolasi,” kata dia.

Loading...


“Kami juga menyampaikan pada prinsipnya kami hanya menjembatani, agar tidak ada perebutan anak sehingga kedua belah pihak bisa menerima dengan baik.mengingat saat ini anak masih balita di asuh oleh neneknya,” kata dia. (her/jar)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: