IDM Resmikan Rumah Layak Huni di Borobudur
- calendar_month Jum, 16 Jan 2026

InJourney Destination Management (IDM) resmikan rumah layak huni milik Siswanto (64) warga Gopalan, Borobudur, Kabupaten Magelang pada Kamis (15/1/2026). (foto: mta)
BNews–MAGELANG– InJourney Destination Management (IDM) resmikan rumah layak huni milik Siswanto (64) warga Gopalan, Borobudur, Kabupaten Magelang pada Kamis (15/1/2026).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta penyerahan kunci rumah secara simbolik, yang diakhiri dengan peninjauan langsung oleh tamu undangan. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji, sejumlah perangkat daerah, dan Camat Borobudur. Hadir pula jajaran Direksi IDM.
Direktur Utama IDM Febrina Intan mengungkap bahwa program pembangunan rumah layak huni ini merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat khususnya yang berada di lingkungan perusahaan maupun destinasi, termasuk Borobudur.
“Ke depan, kami akan lebih fokus dan lebih mendata keluarga-keluarga yang membutuhkan rumah layak tinggal. Pelan-pelan kita bantu sesuai kemampuan,” ungkapnya, usai acara peresmian, Kamis (15/1/2026).
Di Kabupaten Magelang, kata Febrina, IDM merenovasi 18 unit rumah warga. Tahun 2026 ini, jumlah tersebut direncanakan bertambah tiga unit.
“Tahun ini tambah tiga. Tapi nanti kita lihat, bila memang ada kebutuhan dan ketercukupan dana, kami tak segan untuk membantu,” katanya.
Setiap rumah yang direnovasi menghabiskan anggaran sekitar Rp50 juta hingga Rp60 juta. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki struktur bangunan secara menyeluruh.
“Mulai dari lantai berkeramik, kamar mandi layak, akses air bersih, hingga sambungan listrik,” ujarnya.
“Memang tidak signifikan untuk menyelesaikan semua persoalan RTLH, tapi sekecil apa pun yang bisa kami lakukan, akan tetap kami bantu,” sambungnya.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Bupati Magelang Grengseng Pamuji pun mengapresiasi IDM terkait program pembangunan rumah layak huni tersebut.
“Ke depan, saya harap jumlah penerima manfaat bisa bertambah. Harapan saya, nanti bisa bersinergi untuk mengembangkan dan mengentaskan masyarakat kurang mampu terutama masalah rumah,” ujarnya.
Penerima manfaat program, Siswanto (64) mengaku senang dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah merenovasi rumahnya.
“Saya tidak menyangka bisa dapat bantuan seperti ini. Alhamdulillah, terima kasih sekali. Rumah ini nanti akan saya tempati sampai tua,” katanya.
Dia memaparkan, rumah tersebut merupakan rumah warisan keluarga yang telah berusia lebih dari 100 tahun.
“Saya tadinya mondar mandir, saya menemani anak di Sidoarjo. Kalau pulang, ya saya tempati. Tapi atap bocor, lantai tanah, dan banyak tikus,” paparnya.
Pembangunan rumah layak huni tersebut dimulai dengan peletakan batu pertama pada 1 Oktober 2025 dan rampung pada 10 November 2025. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar