Ini Alasan Pelajar Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja di #MagelangBergerak2

BNews–KOTA MAGELANG– Polisi ungkap alasan para pelajar ikut demo #MagelangBergerak2 di depan Kantor DPRD Kota Magelang. Hal ini setelah sebanyak 197 pelajar ditangkap polisi di tengah aksi unjuk rasa menolak omnibus law Undang-undang (UU) Cipta Kerja (13/10/2020).

Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan menerangkan, para pelajar yang sebagian besar adalah pelajar SMA dan SMK. “Mereka hendak mengikuti demo yang diinisiasi oleh kelompok mahasiswa Untidar dan Unimma atau Aliansi Rakyat Kedu-#MagelangBergerak2,” katanya (15/9/2020)

Hasil keterangan yang digali, lanjut Nugrono, para pelajar ini tergerak ikut unjuk rasa karena sebelumnya menerima pesan berantai di media sosial Facebook dan grup WhatsApp.

“Mereka terima pesan berantai ditambah private message melalui WA, melalui facebook. Mereka saling menghubungi di grup-grup. Kelompok-kelompok ini kan punya grup-grup sendiri,” imbuhnya.

Saat ini polisi masih menelusuri grup-grup media sosial tersebut. Hal ini dirasa perlu karena dari media tersebut para pelajar ini terprovokasi, merusuh, dan melawan petugas.

Nugroho menyebutkan, ratusan pelajar ini sudah didata dan dibina petugas. Selanjutnya mereka sudah dijemput oleh orangtua masing-masing. Polisi juga berencana akan mengundang sekolah masing-masing.

“Sekolahnya rencana kita klarifikasi. Ya sementara orangtua. Nanti orangtua kita undang lagi karena jumlah banyak, orang kita terbatas, kita jadwalkan bertahap,” tuturnya.

Loading...

Selain itu, seluruh pelajar tersebut juga sudah menjalani tes cepat (rapid test) guna mendeteksi virus corona (Covid-19). Hasilnya diketahui, seorang pelajar reaktif dan akan dilanjutkan tes usab (swab test). (*/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: