Ini Kata Kades di Muntilan Soal PDP Meninggal Dunia

BNews–MUNTILAN– Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia ternyata merupakan warga Desa Pucungrejo. Hal ini dibenarkan Kepala Desa Pucungrejo Muh Ma’aruf Rabu malam (22/4/2020).

“Enggih (iya), Tetapi tinggal di daerah Desa tetangga. Jadi Ia tidak interaksi dengan masyarakat,” katanya saat dihubungi Borobudurnews.com.

Terkait isolasi atau hasil tracking lainnya, Ia mengungapkan akan koordinasi lebih lanjut. “Tetapi nanti saya coba koordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtipmas,” imbuhnya.

“Almarhum ini sempat kontak dengan anaknya yang pulang dari Bali. Dan saat ini anaknya sedang isolasi mandiri dirumahnya,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan terdapat dua orang dengan status PDP dilaporkan meninggal dunia oleh Pemkab Magelang (22/4/2020). Semuanya masuk rumah sakit satu hari semua untuk mendapat perawatan.

Plt Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi mengatakan kedua PDP tersebut merupakan warga Kecamatan Ngluwar dan Muntilan . “Kedua almarhum ini dirawat di RSU satu hari sebelumnya tanggal 21 April 2020. Ia meninggal dunia tanggal 2s April 2020,” katanya dalam rilsnya (22/4/2020).

Diungkapkan, untuk pasien asal Kecamatan Muntilan ini memiliki riwayat kontak dengan keluarga yang datang dari luar kota. “Sementara untuk pasien dari Kecamatan Ngluwar ini tidak memiliki kontak. Dan tidak melakukan perjalanan luar kota,” ungkap Nanda yang sekaligus Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang.

Loading...

Dari penambahan tersebut, pasien meninggal dunia di Kabupaten Magelang berjumlah 15 orang hingga 22 April 2020 sore.  (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: