Hingga Malam Hari, Polisi dan Tim SAR Swiss Masih Mencari Anak Ridwan Kamil
- calendar_month Sab, 28 Mei 2022

Ridwan Kamil dan anaknya
BNews–NASIONAL— KBRI Bern mengungkap kondisi terakhir pencarian anak sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz alias Eril. Hingga Jumat pukul 14.15 WIB, petugas masih melakukan penyisiran di Sungai Aare, Bern, Swiss.
Berdasarkan keterangan dari KBRI Bern, laporan hilang kontak anak Ridwan Kamil diterima pada Kamis (26/5/2022) pukul 11.00 CEST (Central European Summer Time) atau 17.00 WIB. Hingga Jumat (27/5/2022) pukul 14.15 WIB, Eril, anak Ridwan Kamil, belum ditemukan.
“Sejak menerima laporan hilang kontaknya Emmeril Mumtadz, pada hari Kamis, 26 Mei 2022 pukul 11.00 CEST, KBRI Bern telah melakukan koordinasi erat dengan Kepolisian Swiss, emergency line Swiss, serta rumah-sakit rumah sakit terdekat di Kota Bern,” demikian keterangan KBRI Bern pada Jumat (27/5/2022).
Polisi Kota Bern telah mengerahkan tim SAR yang terdiri dari unsur polisi sungai, ambulans, dan pemadam kebakaran di Bern untuk menyisir seluruh area potensial. Petugas menyisir sepanjang Sungai Aare.
“Per tanggal 26 Mei 2022, pukul 18.00, proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR setempat belum berhasil memperoleh hasil yang diharapkan,” kata KBRI Bern.
Kepolisian Swiss beserta tim SAR melanjutkan proses pencarian dengan jangkauan yang lebih luas hari ini, Jumat, 27 Mei 2022, mulai pukul 09.00 CEST atau pukul 14.00 WIB.
Hingga saat ini, KBRI Bern bersama Kemlu Jakarta terus memantau perkembangan pencarian Eril.
Sementara itu Duta Besar RI untuk Swiss, Muliaman D Hadad, mengatakan Sungai Aare biasa dipakai berenang oleh masyarakat Swiss.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“(Sungai Aare) tempat berenang ya, terutama pada musim panas banyak sekali yang berenang. Memang tempat bagus, jadi semacam tempat anak-anak dan orang-orang dewasa juga berenang di sana,” kata Muliaman, Jumat (27/5/2022).
Di hari yang sama pada saat Eril hilang terbawa arus sungai, Kamis (26/5) waktu setempat; juga banyak orang yang berenang di sana. Muliaman mengatakan saat itu arus Sungai Aare cukup deras.
“Seperti yang sudah disampaikan pihak keluarga, saya kira di sana jelas disampaikan bahwa Eril sedang berenang bersama adiknya, dan kawan adiknya bertiga; dan tentu saja karena arusnya cukup deras, dan lain sebagainya ini yang nantinya tentu saja kita tahu apa penyebabnya,” ujar Muliaman.
Muliaman mengatakan saat arus deras, adik Eril berhasil menyisir. Namun, tidak dengan Eril. “Tapi adiknya dan kawannya berhasil menyisir kemudian Eril…,” ucapnya. (*)
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani



Saat ini belum ada komentar