Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Jangan Sampai Rugi! Ini Perkembangan Terbaru Soal Penambahan Kuota Naik Candi Borobudur

Jangan Sampai Rugi! Ini Perkembangan Terbaru Soal Penambahan Kuota Naik Candi Borobudur

  • calendar_month Rab, 2 Jul 2025

BNews-MAGELANG – Wacana penambahan kuota kunjungan ke struktur Candi Borobudur kembali mencuat. Hal ini dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat dan wisatawan, terutama saat musim libur panjang.

Namun, rencana ini masih menghadapi tantangan terkait regulasi dan daya dukung (carrying capacity) kawasan cagar budaya tersebut.

Koordinator Museum dan Cagar Budaya (MCB) Warisan Dunia Borobudur, Wiwit Kasiyati, mengungkapkan; bahwa MCB telah diminta oleh Kementerian Kebudayaan untuk melakukan kajian ulang terkait kapasitas ideal jumlah pengunjung yang diperbolehkan naik ke struktur Candi Borobudur.

“Kami menghitung kembali daya dukung struktur candi untuk memastikan penambahan kuota tetap mempertahankan; aspek kenyamanan dan pelestarian,” ujar Wiwit di Lapangan drh Soepardi Mungkid, Selasa (1/7/2025).

Saat ini, kuota resmi kunjungan ke struktur candi masih dibatasi sebanyak 1.200 orang per hari, yang dibagi dalam 8 sesi dengan masing-masing 150 orang per sesi.

Namun, baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang maupun InJourney Destination Management (IDM)/PT TWC telah mengajukan usulan penambahan kuota.

IDM mengusulkan kuota hingga 5.000 orang per hari, sedangkan Pemkab Magelang mengajukan usulan 10.000 orang per hari.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Kalau dari kami, berdasarkan kajian, idealnya sekitar 4.160 orang per hari. Itu masih dalam batas aman dan nyaman,” jelas Wiwit.

Wiwit menambahkan, usulan penambahan kuota bukan tanpa alasan. Kuota yang terbatas selama ini kerap menimbulkan kekecewaan wisatawan, terutama saat libur Lebaran, Natal dan Tahun Baru, maupun musim liburan panjang lainnya.

“Kalau pengunjung bisa naik lebih banyak, maka transaksi ekonomi di sekitar Borobudur juga ikut meningkat. Ini penting bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Wiwit.

Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait penambahan kuota.

Usulan tersebut masih menunggu tindak lanjut dari kementerian terkait. Salah satu kendala utama adalah belum adanya revisi terhadap dua regulasi penting, yakni Perpres Nomor 101 Tahun 2024 dan Permenko Marves Nomor 5 Tahun 2024.

Wiwit menekankan bahwa rencana penambahan kuota harus tetap mempertimbangkan aspek kelestarian Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia.

“Kalau sampai 10 ribu orang per hari, bisa dibayangkan betapa padatnya stupa utama. Itu sangat berisiko, baik dari sisi fisik bangunan maupun kenyamanan pengunjung,” bebernya.

Sebagai solusi, Wiwit menyarankan agar usulan kuota 5.000 orang per hari bisa dijadikan tahap awal uji coba. Dari uji coba tersebut, evaluasi berkala dapat dilakukan untuk melihat dampaknya di lapangan.

“Ini bisa dicoba dulu. Trial and error. Kita lihat apakah pengunjung nyaman, apakah jalur masuk dan keluar tidak menumpuk, termasuk kesiapan TWC dalam mengelola arus pengunjung,” imbuhnya.

Terkait kebutuhan sandal upanat atau alas kaki khusus bagi pengunjung yang naik ke candi, Wiwit memastikan bahwa perajin lokal sudah siap menyuplai sesuai kebutuhan. Sehingga persoalan teknis tidak menjadi kendala besar dalam pelaksanaan di lapangan.

Namun demikian, regulasi tetap menjadi hal paling krusial.

“Selama Perpres dan Permenko Marves itu belum direvisi, maka pelaksanaan di lapangan belum bisa dijalankan secara resmi,” tuturnya.

Wiwit menegaskan bahwa MCB telah menyampaikan hasil kajian daya dukung kepada kementerian terkait, bahkan hingga ke meja Menteri Kebudayaan. Namun, implementasi teknis masih menunggu lampu hijau dari pemerintah pusat.

“Kita semua berharap ada titik terang, supaya bisa memenuhi harapan wisatawan tanpa mengabaikan pelestarian,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less