Jenguk Ibu Rayyan, Ganjar Pastikan Keluarga Tersebut Tak Sendirian Lagi

BNews—MERTOYUDAN—Kisah bocah SD yang sempat viral karena menunggu ibunya yang sedang sakit di Rumah Sakit Tidar Magelang mendapat respon positif dari Ganjar Pranowo. Meskipun dalam status cuti menjadi  Gubernur Jawa Tengah, Ia menyempatkan diri menjenguk Ani Supriyanti ibunda AL Rayyan Dziki Nugraha siang tadi (17/2).

 

Ibunda Rayyan menderita gagal ginjal dan diopname beberapa hari di ruang Gladiol RS Tidar Magelang. Namun yang menjadi pilu Ani Supriyanti hanya di tunggu dan dirawat sendiri oleh anaknya yang masih umur 10 tahun Rayyan.

 

Ani yang hanya hidup berdua dengan Rayyan ternyata ditingga suaminya saat anaknya berusia 7 bulan.”Pergi kemana saya tidak tahu pak, mungkin ke Lebanon atau seperti lagu Bang Toyib gak pulang-pulang,” ungkap Ani kepada Ganjar Pranowo diatas kursi rodanya siang tadi (17/2).

 

Diketahui Ani selama ini hidup dengan mengantungkan diri berjualan makanan keliling. Namun emapt bulan terakhir dia tidak bisa beraktifitas karena terjatuh sakit gagal ginjal ini.

 

Rayyan, seorang bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar inilah yang selama ini menungguin ibunya.”Dia menunggui saya sendirian, terkadang hanya tidur di lantai beralaskan tikar sendiri karena saudara-saudara saya sibuk bekerja dan saya tidak mau merepotkan,” imbuhnya.

 

Meskipun menahan sakit dan sesekali meneteskan air mata, Ani masih bisa bergurau dan sempat menantang Ganjar Pranowo menyanyi lagu Balonku ada lima dengan versi dangdut. Dan dengan santainya Ganjar Pranowo yang juga sebagai calon gubernur pada pilkada 2018 meladeninya sehingga memunculkan gelak tawa.

 

Sementara Ganjar Pranowo menerangkan bahwa kedatanganya ini memastikan kondisi Ibunda Rayyan karena sempat ramai dan viral di social media.”Setelah saya pastikan tadi bahwa bantuan sudah ada dari berbagai pihak antara lain masyarakat dan pihak rumah sakit sendiri,” katanya.

 

“Intinya urusan biaya rumah sakit sudah beres, yang terpenting Ani segera sehat dan saya harap anak semata wayangnya tetap bersekolah dan tidak perlu membolos agar focus ke pendidikannya,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: