Kabupaten Magelang Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi

BNews—MUNGKID—Status Gunung Merapi naik dari level waspada menjadi siaga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang pun menetapkan status tanggap darurat bencana Gunung Merapi.

Penetapan tersebut ditandai dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Bupati Magelang dengan nomor 180.182/364/KEP/46/2020. Hal itu dilakukan setelah BPPTKG menaikkan status waspada menjadi siaga sejak Kamis (5/11/2020) pukul 12.00 wib.

Berdasarkan rekomendari BPPTKG ada empat kabupaten yang diprediksi terdampak erupsi Gunung Merapi yakni Kabupaten Sleman Provinsi DIY, Kabupaten Magelang, Boyolali dan Klaten Provinsi Jateng.

Status tanggap darurat bencana Gunung Merapi yang dikeluarkan Pemkab Magelang berlaku sejak 6 hingga 30 November 2020 mendatang. Kemudian pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk segera mengambil langkah-langkah tanggap darurat bencana Gunung Merapi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebagai informasi, Pemkab Magelang akan menggelontorkan dana sebesar Rp 5 miliar untuk mengatasi permasalahan bencana Merapi. Hal tersebut diungkapkan Bupati Magelang, Zaenal Arifin saat meninjau tempat penampungan di Balai Desa Deyangan, Jumat (6/11/2020).

”Tentunya anggaran berasal dari APBD. Di penetapan 2020 ini kita ada anggaran Rp 5 miliar. Tetapi tentunya di anggaran BTT (Belanja Tidak Terduga) cukup banyak sekali, karena ini akan bersama dengan penanganan Covid seperti pemasangan sekat di tempat pengungsian. Jadi kita bisa menggunakan anggaran tersebut dengan peruntukannya,” kata dia.  (mta)

Loading...
Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: