Kakek di Windusari Nekat Bunuh Diri Karena Hal Ini

BNews—WINDUSARI— Diduga putus asa karena penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh, kakek umur 75 tahun ini nekat gantung diri di ruang tamu rumahnya. Suramin, 75 warga Depok Desa Windusari Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang ditemukan menggantung oleh istrinya setelah menunaikan ibadah sholat subuh (23/4).

 

Petugas kepolisian Polsek Windusari Polres Magelang sekitar pukul 05.00 wib setelah menerima laporan langsung mendatangi TKP bersama tim kesehatan. “Petugas kami bersama tim kesehatan dan koramil Windusari langsung mendatangi rumah korban untuk mengevakuasi korban yang menggantung di sebuah blandar di ruang tamu rumahnya,” ungkap Kapolsek Windusari AKP M. Ahdi.

 

Korban tergantung  dengan menggunakan dua selendang warna merah dan putih bermotif batik berwarna yang disambung menjadi satu, dengan simpul mati yang dililitkan pada leher bagian belakang.

 

“Setelah kakek tersebut dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan oleh team medis dengan hasilmulut korban berbuih, dubur tidak mengeluarkan kotoran, alat kemaluan tidak mengeluarkan air mani, badan dalam keadaan masih lemas dan hangat dan tidak dijumpai ada bekas-bekas penganiayaan,” imbuhnya.

 

Pihak kepolisian juga memeriksa saksi awal yang mengetahui kejadin tersebut yakni istri korban Yaminah, 70. “Dari keterangan istrinya kepada petugas kami menjelaskan sekitar pukul 04.30 wib dirinya telah dibangunkan oleh korban untuk sholat subuh dan setelah selesai melaksanakan sholat subuh dirumah dan menuju ke ruang tamu melihat korban sudah dalam keadaan menggantung diri di blandar ruang tamu, lalu teriak-teriak sehingga berdatangan para tetangga,” paparnya.

 

“Istrinya juga menambahkan informasi kepada kami, bahwa mungkin korban menggantung diri dikarenakan putus asa, karena penyakit yang dideritanya yang sudah lama tidak kunjung sembuh,” tandasnya.

 

Setelah dilakukan pemeriksaan dan diputuskan kasus ini merupakan murni gantung diri, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Dan pihak keluarga sudah menerimanya dengan ikhlas atas musibah ini. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: