Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Angka Bicara! Partisipasi Perempuan Masih Tertinggal, Disorot di Upacara Kartini Magelang

Angka Bicara! Partisipasi Perempuan Masih Tertinggal, Disorot di Upacara Kartini Magelang

  • calendar_month 48 menit yang lalu

BNews-MAGELANG — Pemerintah Kabupaten Magelang memperingati Hari Kartini Tahun 2026 dengan menggelar upacara di GOR Gemilang, Setda Kabupaten Magelang, Selasa (21/4/2026).

Upacara tersebut diikuti jajaran aparatur sipil negara dengan mengenakan busana adat; sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini.

Upacara peringatan Hari Kartini ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Magelang, Sahid, yang membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, Sahid menegaskan bahwa semangat perjuangan Kartini masih sangat relevan hingga saat ini sebagai inspirasi lintas generasi dalam mendorong kesetaraan gender di berbagai bidang kehidupan.

“Perempuan Indonesia kini tidak hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga telah mengambil peran strategis di berbagai sektor publik,” kata Sahid.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam mewujudkan kesetaraan gender. Di antaranya adalah ketimpangan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, serta partisipasi perempuan dalam sektor ekonomi dan politik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Indeks Pembangunan Gender (IPG) tahun 2024 mencapai 91,85 yang menunjukkan adanya peningkatan pembangunan perempuan meskipun masih berjalan relatif lambat. Sementara itu, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) berada pada angka 0,421 yang mencerminkan masih adanya kesenjangan di berbagai sektor.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Partisipasi angkatan kerja perempuan juga masih berada di angka sekitar 56,42 persen, lebih rendah dibandingkan laki-laki yang mencapai 84,66 persen. Selain itu, keterwakilan perempuan di lembaga legislatif juga masih terbatas.

Data lainnya menunjukkan bahwa masih terdapat perempuan yang melahirkan tidak di fasilitas kesehatan dengan persentase mencapai 24,8 persen, serta adanya kasus perempuan yang melahirkan pertama kali di usia kurang dari 20 tahun. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan akses layanan kesehatan dan edukasi bagi perempuan.

Di bidang politik, keterwakilan perempuan di parlemen juga belum optimal. Tercatat sekitar 15 persen di DPRD kabupaten/kota, 15 persen di DPRD provinsi, dan 22 persen di tingkat DPR RI.

Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah terus berupaya memperkuat pemberdayaan perempuan melalui kebijakan pembangunan nasional. Dalam kerangka tersebut, Asta Cita ke-4 memuat komitmen untuk memperkuat; pembangunan sumber daya manusia, termasuk kesetaraan gender dan penguatan peran perempuan.

Komitmen tersebut menempatkan perempuan sebagai bagian penting dalam pembangunan, sehingga upaya; pemberdayaan harus dilakukan secara sinergis oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Peringatan Hari Kartini harus kita maknai sebagai panggilan bersama untuk memastikan bahwa pembangunan yang kita lakukan benar-benar menghadirkan keadilan,” kata Sahid.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat langkah bersama dalam memastikan; setiap perempuan mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas, akses pendidikan yang merata, serta kesempatan yang luas untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Menurutnya, langkah-langkah tersebut memiliki dampak besar terhadap masa depan bangsa. Ketika perempuan memiliki daya dan kesempatan yang setara, maka akan tercipta keluarga yang kuat, masyarakat yang tangguh, serta bangsa yang lebih adil.

“Ketika perempuan berdaya, keluarga menjadi kuat, masyarakat menjadi tangguh, dan bangsa menjadi lebih adil,” tegasnya.

Peringatan Hari Kartini tahun ini diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kolaborasi lintas sektor; untuk mewujudkan perempuan yang berdaya dan anak yang terlindungi, menuju visi Indonesia Emas 2045. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less